Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Maret 2026

Bareskrim Selidiki Dugaan Saham Gorengan Usai IHSG Anjlok

Redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 17:05 WIB
516 view
Bareskrim Selidiki Dugaan Saham Gorengan Usai IHSG Anjlok
Foto: Dok/Ondang
Dirtipideksus Brigjen Ade

Jakarta(harianSIB.com)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung dugaan adanya praktik saham gorengan di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Menanggapi hal tersebut, Bareskrim Polri memastikan akan menelusuri potensi unsur pidana terkait isu saham gorengan yang diduga memicu kejatuhan IHSG.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, saat ini penyidik tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah perkara serupa.

"Pasti. Saat ini penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan atas beberapa perkara sejenis," ujar Ade kepada wartawan, Jumat (30/1/2026), sebagaimana dilansir Detikcom.

Ade menjelaskan, Bareskrim sebelumnya juga telah menangani kasus dugaan saham gorengan yang kini telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Salah satunya adalah perkara yang menjerat Direktur PT Multi Makmur Lemindo, Junaedi, serta mantan Kanit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi PP1 PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Mugi Bayu.

Baca Juga:
Dalam perkara tersebut, keduanya terbukti melanggar Pasal 104 juncto Pasal 90 huruf C Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Mereka masing-masing dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan serta denda sebesar Rp2 miliar.

"Kami menjamin penyidikan atas perkara ini akan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel," tegas Ade.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Usai IHSG Anjlok
OJK Perkuat Transparansi Pasar Modal Penuhi Standar MSCI
IHSG Tetap Turun, Rupiah dan Harga Emas Terkoreksi
IHSG dan Rupiah Berbalik Menguat, Emas Dekati US$5.100 per Ons
Memanasnya Kondisi Geopolitik Global, Harga Emas Rp2,7 Juta/Gram
IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat, Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Baru Rp2,52 Juta/Gram
komentar
beritaTerbaru