Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Maret 2026

Bareskrim Selidiki Dugaan Saham Gorengan Usai IHSG Anjlok

Redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 17:05 WIB
517 view
Bareskrim Selidiki Dugaan Saham Gorengan Usai IHSG Anjlok
Foto: Dok/Ondang
Dirtipideksus Brigjen Ade

Sebelumnya, IHSG mengalami penurunan tajam hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut. Menkeu Purbaya menilai anjloknya IHSG tidak terlepas dari sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti transparansi sejumlah saham di pasar modal Indonesia.

Menurut Purbaya, MSCI meminta peningkatan transparansi karena mencurigai adanya saham gorengan yang masuk ke dalam indeks MSCI. Ia menilai, kondisi tersebut membuat kepercayaan investor terganggu.

"MSCI curiga ada saham gorengan yang terpaksa masuk ke indeks. Mereka hanya minta perhitungan yang lebih transparan," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

Purbaya pun menegaskan, Bursa Efek Indonesia harus berani mengambil langkah tegas demi memulihkan kepercayaan pasar, termasuk dengan membersihkan bursa dari saham-saham gorengan.

"Kalau yang membuat jatuh itu saham gorengan, saya sudah ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorengan," pungkasnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Usai IHSG Anjlok
OJK Perkuat Transparansi Pasar Modal Penuhi Standar MSCI
IHSG Tetap Turun, Rupiah dan Harga Emas Terkoreksi
IHSG dan Rupiah Berbalik Menguat, Emas Dekati US$5.100 per Ons
Memanasnya Kondisi Geopolitik Global, Harga Emas Rp2,7 Juta/Gram
IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat, Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Baru Rp2,52 Juta/Gram
komentar
beritaTerbaru