Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Advokat Junaedi Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Suap Perkara CPO

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2026 20:25 WIB
94 view
Advokat Junaedi Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Suap Perkara CPO
CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra
Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis bebas advokat Junaedi dari dakwaan suap terkait perkara ekspor crude palm oil (CPO) periode Januari-April 2022.

"Tidak ada komunikasi yang menunjukkan adanya meeting of mind untuk menyerahkan uang, tidak ada pembagian peran dalam pelaksanaan pemberian, dan tidak ada persetujuan bersama yang dapat diidentifikasi secara tegas," ujar majelis hakim.

Sebelumnya, Junaedi dituntut hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 150 hari kurungan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara tersebut.

Dalam dakwaan JPU disebutkan bahwa Junaedi bersama Direktur TV swasta Tian Bahtiar dan M Adhiya Muzzaki membuat program atau konten yang bertujuan membentuk opini negatif di publik untuk mendiskreditkan penanganan sejumlah perkara hukum.

Tiga perkara yang disebut terdampak antara lain kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya periode Januari–April 2022, perkara korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk tahun 2015–2022, serta kasus korupsi impor gula.

Selain dakwaan suap, Junaedi juga didakwa melakukan perintangan penyidikan (obstruction of justice) terhadap perkara yang ditangani Kejaksaan Agung.

Namun majelis hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hakim PN Medan Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pembunuhan Kuna
Majelis Hakim Vonis Bebas Seorang Terdakwa Pembunuh Balita
Pasca Vonis Bebas Eks Menteri BUMN di PT, Kejagung Pelajari Putusan Hakim
Pengadilan Tipikor Medan Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Proyek Lampu Jalan di Pakpak Bharat
ICW: Hingga Pertengahan 2017, Ada 22 Vonis Bebas Kasus Korupsi
Pasca Vonis Bebas Terdakwa Narkoba, Spanduk Protes Bermunculan di Tanjungbalai
komentar
beritaTerbaru