Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Dihadiri Tokoh Nasional dan Pimpinan Gereja, PWGSU Gelar Ibadah Raya Paskah Sabtu Ini!

Victor R Ambarita - Jumat, 17 April 2026 16:53 WIB
310 view
Dihadiri Tokoh Nasional dan Pimpinan Gereja, PWGSU Gelar Ibadah Raya Paskah Sabtu Ini!
Foto: Dok/PWGSU
Foto bersama panitia bersama pemuda gereja dalam rangka persiapan Ibadah Raya dan Seminar Paskah PWGSU beberapa waktu lalu.

Salah satu agenda krusial dalam Ibadah Paskah nanti adalah pembacaan Prosesi Deklarasi PWGSU. Deklarasi ini memuat sikap "Nol Toleransi" terhadap tiga penyakit masyarakat yang kian meresahkan yaitu narkoba, judi online, dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Gereja merasa perlu turun tangan secara konkret.

"Dalam rapat-rapat tokoh warga gereja Sumut di Jakarta dan berbagai kota di Indonesia, muncul tiga isu besar penyakit masyarakat yaitu narkoba, perjudian dan kejahatan scam seperti pinjol ilegal, secara khusus di daerah Karo, Toba, dan Simalungun," ungkap Dumoly.

Ke depan, PWGSU memposisikan diri sebagai mitra strategis transformasi nasional. Organisasi ini berencana membentuk gugus operasional yang digerakkan oleh remaja dan pemuda gereja. Mereka akan diterjunkan untuk membantu pemerintah dan BUMN dalam mensosialisasikan serta memonitor program-program revitalisasi agar efektif dan tepat sasaran di akar rumput.

Selain deklarasi restorasi moral, acara ini juga memberikan panggung besar bagi generasi penerus melalui Seminar Pemuda-Pemudi Sumut. Seminar ini menghadirkan pembicara sekaliber Hashim Djojohadikusumo (Utusan Khusus Bidang Energi dan Lingkungan Hidup), Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, Dr. Edimon Ginting, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, dan Dr. Raden Pardede. Juga, hadir tokoh nasional yang juga Ketua Dewan Penasehat Panitia PWGSU, Martin Hutabarat.

Sementara Anggota Dewan Penasehat Panitia PWGSU, St. Kapler Marpaung, M.Min, menuturkan sesi seminar sengaja dirancang untuk merespons tantangan masa depan yang sudah di depan mata. Generasi muda Kristen dituntut untuk tidak hanya tangguh secara iman, tetapi juga adaptif secara profesional.

"Ekonomi hijau dan era digital di masa depan sudah lahir saat ini. Tentu agar generasi muda kita dapat mempersiapkan diri untuk beradaptasi. Nantinya, ekonomi hijau bisa menjadi persyaratan mutlak atas suatu operasional bisnis di semua sektor," papar Kapler.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Sultan Deli Berharap Presiden Jokowi Sukses Pada Pilpres 2019
Sekdaprovsu: Sumatera Utara Memiliki Potensi Menjadi Pengekspor Pangan
Ketum H3 Dumoly Pardede: Tragedi Kapal Tenggelam Cermin dari Tragedi Berbagai Aspek di Danau Toba
Barata Bangun Pembangkit Listrik di Sumatera Utara Rp 240 M
Kelompok Pengekspos Kearifan Lokal Juarai Festival Musik Tradisional Sumatera Utara 2017
komentar
beritaTerbaru