Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 April 2026

Rakernas I PNPS GMKI Dorong Kemandirian Daya dan Dana, Organisasi Pantang 'Jakarta Sentris'

Victor R Ambarita - Minggu, 19 April 2026 17:12 WIB
236 view
Rakernas I PNPS GMKI Dorong Kemandirian Daya dan Dana, Organisasi Pantang 'Jakarta Sentris'
Foto: Dok/PNPS
Foto bersama pengurus usai Rakernas I PNPS di Wisma Kinasih, Bogor, Jumat (17/4/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I, di Wisma Kinasih, Bogor, Jumat (17/4/2026).

Dalam forum strategis ini, PNPS GMKI menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia (SDM) senior, kemandirian daya dan dana, serta pemerataan peran organisasi yang tidak boleh sekadar berpusat di Jakarta.

​Ketua Umum PNPS GMKI periode 2025-2028, William Sabandar, menegaskan, PNPS adalah wadah besar dengan sejarah panjang yang harus bertransformasi menjadi organisasi modern dan mandiri. Ia mengusung 'Filosofi 1-3-5-9' sebagai panduan arah gerak organisasi.

​"PNPS tidak boleh menjadi organisasi yang terlalu berpusat di Jakarta (Jakarta sentris). Kehadiran senior GMKI harus terasa di setiap daerah. Strategi PNPS harus menempatkan Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) sebagai ujung tombak pengorganisasian, pelayanan, kaderisasi senior, penguatan jaringan Kristen lokal, dan dukungan terhadap cabang GMKI," tegas William di hadapan para peserta Rakernas, dalam keterangan tertulisnya kepada harianSIB.com, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga:
​Mantan CEO MRT Jakarta (2016-2022) ini menjabarkan, filosofi yang ia bawa mencakup satu visi utama, tiga misi, lima strategi, dan sembilan bidang kepengurusan.

Visi tersebut berfokus pada persatuan untuk menghadirkan damai sejahtera bagi Indonesia, yang ditopang oleh misi mempererat komunikasi (3K), mendorong kemandirian daya dan dana (2D), serta menjadikan PNPS sebagai platform penggerak (2P) bagi para senior di ruang pemerintahan, politik, maupun bisnis.

​Bersama Sekretaris Jenderal PNPS, Jeirry Sumampouw, William menggarisbawahi independensi GMKI dari berbagai kelompok kepentingan politik hanya bisa terwujud jika para seniornya juga memiliki kemandirian secara dana dan daya.

​​Sebelumnya, Rakernas I ini dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Audy Wuisang. Dalam khotbahnya yang didasarkan pada Kitab II Korintus 5:17, Pdt. Audy mengingatkan agar para anggota PNPS GMKI tidak terjebak pada eksklusivitas keselamatan diri sendiri maupun kepalsuan eksistensi dunia maya.

​Ia mengibaratkan manusia modern kerap seperti burung gagak yang menyiksa diri berendam di kolam demi mendapatkan bulu putih seperti angsa akibat rasa iri dan kehilangan makna eksistensi.

​"Tugas kita adalah tugas ke dalam, membangkitkan serta memperbaharui manusia lama menjadi manusia baru. Menabur damai, membangun kemanusiaan dan relasi tanpa pamrih, tanpa maksud beroleh dukungan politik atau kepentingan pribadi di Pemilu," urai senior GMKI asal Tomohon tersebut.

​Rakernas I PNPS 2025-2026 ini dihadiri oleh perwakilan lebih dari 20 PCPS dari seluruh Indonesia, mulai dari Ambon, Toraja Utara, Jakarta, Makassar, Jayapura, hingga Bolaang Mongondow Utara.

​Sebagai wujud nyata desentralisasi dan perluasan jangkauan, Rakernas I ini juga secara resmi mengukuhkan dua cabang baru, yakni: PCPS Bacan (Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara) yang dipimpin oleh Leonar Hana Salaudin dan Jeffrison Pureng, dan PCPS Saumlaki (Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku) yang dipimpin oleh Pendeta Rony Tamaela dan Roy Lutuyali.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Forum Senior GMKI FH USU Prihatin Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Gubsu Ajak GMKI Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Gubsu Harapkan Pemuda GMKI Beri Masukan kepada Pemimpin Baru Sumut
Dies Natalis ke-68 GMKI Medan akan Hadirkan 3 Bakal Cagubsu
Mubes ke-19 GMKI, Pdt Drs Henke Boyke Suwuh Terpilih sebagai Ketua Umum
Massa GMKI Nisel Unjukrasa Tuntut Keadilan Terkait Pembunuhan Faoziduhu Ndruru
komentar
beritaTerbaru