Senggolan Kendaraan Picu Dugaan Pengancaman, Polisi Mediasi hingga Damai
Pematangsiantar(harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pengancaman menggunakan senjata ta
Jakarta(harianSIB.com)
Persoalan status tanah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang hingga kini belum selesai mendapat sorotan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Masalah yang sudah berlangsung puluhan tahun ini dinilai menjadi salah satu penghambat utama bagi percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Rano saat melakukan kunjungan bertajuk 'Bang Doel Nyapa Warga' di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). Ia mengaku menemukan persoalan utama di Kemayoran berkaitan dengan status kepemilikan lahan yang belum jelas.
"Ternyata memang ada permasalahan utama yang besar, yaitu status tanah di sini. Insyaallah ini harus segera kita ratas," kata Rano Karno mengutip detik.com.
Rano mengungkap persoalan lahan itu bahkan membuat sejumlah warga enggan mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Sebab, kata dia, usulan yang diajukan dinilai sulit direalisasikan jika status tanah belum jelas.
Baca Juga:"Ada tujuh RW yang tidak ingin ikut Musrenbang karena merasa tidak ada gunanya. Kalau status lahannya tidak jelas, ya percuma," ujarnya.
Dia mencontohkan perbaikan infrastruktur seperti jalan tidak bisa dilakukan apabila lahan belum menjadi aset Pemprov DKI Jakarta. Kondisi ini, kata Rano, membuat sejumlah usulan pembangunan terhenti.
Menurut Rano, persoalan status tanah di Kemayoran sudah berlangsung lama, bahkan hampir 35 tahun belum menemukan kejelasan. Oleh karena itu, Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi.
"Kalau sejarahnya kan dulu ini Bandara Kemayoran sebelum pindah ke Cengkareng. Sebagian mungkin milik Pemprov DKI, tapi sebagian memang milik Sekretariat Negara. Nah, itu yang mesti kita tanyakan," katanya.
Rano menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini agar tidak terus berlarut. Ia berharap solusi bisa segera ditemukan sehingga pembangunan di kawasan tersebut dapat berjalan.
"Sudah hampir 35 tahun masalah ini tidak terjawab. Insyaallah nanti kita coba bantu carikan solusinya," imbuhnya.(*)
Pematangsiantar(harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pengancaman menggunakan senjata ta
Sibuhuan(harianSIB.com)Sebuah truk Mitsubishi Fuso 220 PS BK 8322 CM bermuatan tiang listrik terbalik di bahu Jalan Lintas Sumatera (Jalinsu
Medan(harianSIB.com)Kenaikan harga LPG nonsubsidi mulai memicu kekhawatiran serius di Sumut, karena bagi kalangan anggota DPRD Sumut kondi
Medan(harianSIB.com)PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam memperkuat ekosistem tr
Taput(harianSIB.com)Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam stabilitas dunia mendapat respon
Jakarta(harianSIB.com)Persoalan status tanah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang hingga kini belum selesai mendapat sorotan dari Wakil
Jakarta(harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap keterlibatan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga I
Medan(harianSIB.com)Aksi pencurian sepeda motor terjadi di tengah suasana halalbihalal, di Jalan Tangguk Bongkar 10, Kelurahan Tegal Sari Ma
(harianSIB.com)Otonomi daerah berada pada posisi kunci dalam sistem pemerintahan Indonesia kontemporer. Desentralisasi menghadirkan kewenang
Kutacane(harianSIB.com)Kasdim 0108/Aceh Tenggara Mayor Inf Ronny Mahendra mengajak masyarakat mewaspadai maraknya disinformasi, fitnah, dan
Tapteng(harianSIB.com)Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Tengah menggencarkan foging atau pengasapan insektisida/pestisida membunuh
Pematangsiantar(harianSIB.com)PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Negara Indonesia (BNI) angkat bicara terkait aksi demonstrasi