Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

KPK Tahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain

Redaksi - Rabu, 01 Juli 2026 17:40 WIB
181 view
KPK Tahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Suhardiman Amby ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekda Kuantan Singingi Zulkarnain terkait kasus dugaan suap jual

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap, kegiatan penyelidikan KPK di Taluk Kuantan terkait dengan kasus suap jabatan. KPK telah membawa 5 orang ke Jakarta, berasal dari kalangan swasta, ASN dan istri Suhardiman Amby. Dengan demikian, hingga saat ini sudah 7 orang saksi yang diperiksa KPK.

Sosok Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby menjadi pusat perhatian publik, menyusul operasi tangkap tangan yang digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Teluk Kuantan pada Senin (29/6/2026).

Karir politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby bisa dikatakan penuh dengan warna-warni dan naik turun. Pada awalnya ia dikenal sebagai aktivis dari kampus Universitas Riau (Unri). Ia merupakan alumni FKIP Unri.

Suhardiman tercatat pernah menjadi pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). Namun, karir politiknya mulai naik saat ini menjadi kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Pada Pemilu Legislatif 2014 silam, ia terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Kuansing-Inhu.

Partai Hanura membuat nama Suhardiman menjadi cukup populer dengan posisinya sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kuansing. Ia dikenal sebagai salah satu vokalis politik di DPRD Riau pada periode 2014-2019.

Salah satu perannya yakni menggulirkan Panitia Khusus Perizinan Lahan dan Perkebunan Kelapa Sawit Riau. Temuan Pansus DPRD Riau kala itu sempat membuat gempar, karena adanya indikasi kuat kebun sawit seluas 1,8 juta hektare di Riau beroperasi tanpa izin alias ilegal. Namun, hasil akhir dan tindak lanjut dari Pansus DPRD ini bak hilang ditelan bumi.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru