Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Update Terbaru: 47 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT, Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat dan Kirim Bantuan

Redaksi - Sabtu, 15 Agustus 2026 21:17 WIB
665 view
Update Terbaru: 47 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT, Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat dan Kirim Bantuan
Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.

Pemerintah mengarahkan seluruh tim yang bertugas untuk bersinergi erat bersama pemerintah daerah, tenaga medis serta petugas di lapangan. Kerja sama terpadu ini bertujuan agar penyaluran bantuan tepat sasaran, penanganan korban terlaksana maksimal, hingga wilayah yang sulit dijangkau tetap mendapatkan pelayanan dan bantuan.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta hanya mempercayai informasi yang bersumber dari BMKG dan instansi pemerintah resmi. Dihimbau agar tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya agar tidak memicu kepanikan berlebihan di tengah masyarakat.

"Penanganan di lapangan akan terus dilaksanakan secara cepat, terarah dan tepat sasaran dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, petugas, BUMN dan relawan secara bersinergi," tegas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan menyampaikan setiap pembaruan data serta kemajuan penanganan bencana secara berkala kepada masyarakat luas.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 20 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
Gempa M 7,0 Guncang NTT, Dua Warga Tewas dan Sejumlah Infrastruktur Rusak
Kebakaran 176 Hektare di Bromo Diduga Dipicu Api Unggun dari Jalur Tradisional
11 Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana di Tukka
Deputi BNPB: Pemuda Jadi Penggerak Pemulihan Pascabencana
Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar Pascabencana
komentar
beritaTerbaru