Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Update Terbaru: 47 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT, Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat dan Kirim Bantuan

Redaksi - Sabtu, 15 Agustus 2026 21:17 WIB
663 view
Update Terbaru: 47 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT, Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat dan Kirim Bantuan
Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.

Jakarta(harianSIB.com)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru per pukul 18.48 WIB Sabtu (15/8/2026), gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dini hari tadi telah menewaskan 47 orang, yang tersebar di wilayah Kabupaten Manggarai.

Merespons peristiwa memilukan tersebut, Presiden Prabowo Subianto segera mengeluarkan perintah tegas agar seluruh jajaran pemerintah bergerak secepat mungkin melakukan penanganan menyeluruh serta memastikan warga terdampak segera mendapatkan pertolongan dan kebutuhan yang mendesak.

Baca Juga:
Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis resmi yang diterima pada Sabtu sore.

"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujarnya melansir BPMI Setpres.

Sebagai tindak lanjut langsung, Presiden menugaskan rombongan pejabat tingkat pusat untuk turun ke lokasi terdampak, yaitu Labuan Bajo dan Maumere pada hari yang sama. Mereka terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.

Turut dikirim tim dari perusahaan milik negara PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog guna mendukung pemulihan layanan kelistrikan, jaringan komunikasi, pasokan bahan bakar serta menjamin ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat.

Selain mengirimkan petugas, pemerintah juga segera menyalurkan bantuan pangan mendesak. Sebanyak 50 ribu paket sembako dari Bantuan Presiden telah resmi diberangkatkan menuju Maumere untuk segera dibagikan kepada keluarga korban dan warga yang terdampak guncangan gempa.

Pemerintah mengarahkan seluruh tim yang bertugas untuk bersinergi erat bersama pemerintah daerah, tenaga medis serta petugas di lapangan. Kerja sama terpadu ini bertujuan agar penyaluran bantuan tepat sasaran, penanganan korban terlaksana maksimal, hingga wilayah yang sulit dijangkau tetap mendapatkan pelayanan dan bantuan.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta hanya mempercayai informasi yang bersumber dari BMKG dan instansi pemerintah resmi. Dihimbau agar tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya agar tidak memicu kepanikan berlebihan di tengah masyarakat.

"Penanganan di lapangan akan terus dilaksanakan secara cepat, terarah dan tepat sasaran dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, petugas, BUMN dan relawan secara bersinergi," tegas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan menyampaikan setiap pembaruan data serta kemajuan penanganan bencana secara berkala kepada masyarakat luas.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 20 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
Gempa M 7,0 Guncang NTT, Dua Warga Tewas dan Sejumlah Infrastruktur Rusak
Kebakaran 176 Hektare di Bromo Diduga Dipicu Api Unggun dari Jalur Tradisional
11 Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana di Tukka
Deputi BNPB: Pemuda Jadi Penggerak Pemulihan Pascabencana
Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar Pascabencana
komentar
beritaTerbaru