Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

859 Hektare Karhutla Hanguskan Kobar, Status Darurat Diperpanjang

Redaksi - Jumat, 21 Agustus 2026 23:53 WIB
108 view
859 Hektare Karhutla Hanguskan Kobar, Status Darurat Diperpanjang
harianSIB.com/Ant
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah meminta Posko Induk Tanggap Darurat Karhutla di Kantor BPBD beroperasi selama 24 jam. Petugas ditempatkan secara bergantian untuk menerima laporan dan mengoordinasikan penanganan.

Tim kesehatan dan dapur umum juga diminta selalu bersiaga. Masker serta oksigen disiapkan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap. Keterangan pernyataan Bupati Nurhidayah ini perlu diverifikasi kembali, termasuk waktu dan tempat penyampaiannya.

Keterbatasan sumber air dan jumlah personel menjadi kendala ketika kebakaran terjadi bersamaan di sejumlah lokasi. BPBD, tim gabungan, relawan, dan Masyarakat Peduli Api membagi jadwal serta wilayah penanganan, dengan prioritas pada titik api yang mendekati permukiman.

Sementara itu, data Sistem Pemantauan Karhutla Kementerian Kehutanan menunjukkan titik panas berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan meningkat dari 109 titik pada 18 Agustus menjadi 518 titik pada 19 Agustus 2026. Selama 17 hingga 19 Agustus 2026, total titik panas mencapai 750 titik. Data ini perlu diverifikasi kepada Kementerian Kehutanan.

Pemerintah mengerahkan sedikitnya 12.880 personel gabungan di tiga provinsi prioritas, didukung pemadaman darat, patroli udara, helikopter water bombing, pompa, serta pengaktifan sumur bor. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa titik panas sehingga data satelit perlu diperiksa di lapangan untuk memastikan lokasi, luas area, dan kondisi kebakaran.

Operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Tengah telah dilakukan melalui 13 penerbangan pada dua periode sejak akhir Juli hingga pertengahan Agustus. Namun, kondisi kering diperkirakan masih mendominasi hingga akhir Agustus, sementara pertumbuhan awan hujan terbatas. Keterangan ini perlu diverifikasi kembali kepada instansi terkait.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Karhutla Bromo Terdampak 899,35 Hektare, Titik Api Masih Aktif
Karhutla Gunung Bromo Meluas, Area Terbakar Capai 176,20 Hektare
Kebakaran 176 Hektare di Bromo Diduga Dipicu Api Unggun dari Jalur Tradisional
Karhutla di Panakkalan, Titik Api Sulit Dilalui Damkar
Cuaca Sumut Masih Terik, BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan 130 Titik Panas
Pemerintah Nagori Parik Sabungan Imbau Warga Antisipasi Karhutla
komentar
beritaTerbaru