Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Pengusaha Indonesia Diselidiki di Singapura Terkait Dugaan Uang Palsu

Redaksi - Minggu, 20 September 2026 20:15 WIB
132 view
Pengusaha Indonesia Diselidiki di Singapura Terkait Dugaan Uang Palsu
Ilustrasi casino

Jakarta(harianSIB.com)

Seorang pengusaha Indonesia bernama Steven tengah diselidiki di Singapura terkait dugaan penggunaan uang kertas palsu pecahan S$10.000 di Kasino Resorts World Sentosa (RWS).

Dikutip dari The Straits Times dan melansir CNNIndonesia, sebanyak 34 lembar uang kertas diduga digunakan Steven dalam tiga kunjungan ke kasino pada Juni 2026. Uang tersebut disebut sempat diterima dan ditukar dengan chip kasino sebelum diketahui diduga palsu.

Pengacara Steven, Yosia, mengatakan kliennya merupakan korban penipuan dan tidak mengetahui uang tersebut palsu. Uang itu disebut diterima Steven sebagai pembayaran untuk ruko yang dijualnya di Tangerang Selatan.

Menurut Yosia, Steven menerima uang dari seorang pria bernama Anthony yang diperkenalkan oleh temannya, Rangga. Anthony mengklaim uang tersebut merupakan warisan orang tuanya dan meyakinkan Steven bahwa uang itu telah diperiksa di salah satu cabang OCBC di Indonesia dan dinyatakan asli.

Baca Juga:
Steven kemudian membawa uang tersebut ke Singapura. Setelah penukar uang menolak menerima pecahan S$10.000, ia mendatangi kasino dan disebut mendapat saran untuk menukarkannya melalui fasilitas kasino.

Anthony selanjutnya menyerahkan 33 lembar uang pecahan S$10.000 kepada Steven. Sebanyak 27 lembar dibawa ke Singapura dan enam lembar lainnya disimpan di Indonesia.

Pada 22 Juni, enam lembar uang tersebut digunakan Steven untuk membayar pembelian rumah di Pamulang, Banten. Namun, putri penjual rumah kesulitan menukarkan uang tersebut dan kemudian melaporkannya.

Polisi Tangerang Selatan menyatakan telah berkoordinasi dengan Singapore Police Force (SPF) untuk memastikan keaslian 34 lembar uang yang disita.

Mengutip CNN Indonesia, Kapolres Tangerang Selatan Kombes Boy Jumalolo mengatakan penyidik Indonesia baru menerima tanda terima penyitaan yang menyebut uang tersebut "diyakini tidak asli". Penyidik kini masih memanggil sejumlah saksi.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
3 Warga Singapura Didakwa Menyuap Pejabat Kedubes RI
Polisi Singapura Kerahkan Robot Amankan KTT ASEAN
Dubes RI untuk Singapura Dorong Wirausaha Muda Perbanyak Ekspor
Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF
Pidato BTS di PBB Jadi Bahan Pelajaran di Korsel, AS, Vietnam dan Singapura
BI Jalin Kerja Sama Swap dengan Bank Sentral Singapura
komentar
beritaTerbaru