Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Klub Judo Jigoro Kano Kwai (JKK) Siap Bangkit Setelah Vakum 15 Tahun

Redaksi - Rabu, 22 Desember 2021 15:18 WIB
743 view
Klub Judo Jigoro Kano Kwai (JKK) Siap Bangkit Setelah Vakum 15 Tahun
Foto: Dok/JKK
DIABADIKAN: Ketua Jigoro Kano Kwai (JKK), Arief Fadhillah diabadikan bersama pengurus, pelatih dan atletnya, di Medan, beberapa waktu lalu.
Medan (harianSIB.com)

Klub judo Jigoro Kano Kwai (JKK) siap kembali bangkit dengan mengakhiri kevakumannya setelah hampir 15 tahun. Bagaimana pun juga, JKK adalah klub tertua di Tanah Air, bahkan sebelum lahirnya Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI).

"Ini panggilan jiwa. Dulu saya berlatih di sini. Jadi saya ingin klub ini bangkit lagi agar lahir pejudo-pejudo andal karena sudah lama Sumut tak mengirim atlet ke timnas," kata Ketua JKK, Arief Fadhillah, mantan pejudo yang juga besar dari JKK, Rabu (22/12/2021), sebagaimana dilaporkan Jurnalis Koran SIB, Christopel Naibaho di Medan.

Sementara itu, Eka Setia Wirawan selaku wakil ketua dan pelatih di JKK mengatakan ini merupakan sinyal kebangkitan judo di Sumut.

"JKK vakum sekitar 15 tahun, sekarang kembali aktif. Ini merupakan kebangkitan judo di Sumut. Cikal bakal pejudo yang ada sekarang, pelatih-pelatihnya semua dari Jigoro Kano Kwai. Tidak ada klub lain saat kami dididik dulu," kata Eka.

Aktifnya kembali ketua JKK untuk menghidupkan judo di Sumut khususnya Medan, kata dia, termasuk klub tertua.

"Tahun 1953 kita sudah hadir. Termasuk tanah Padepokan ini juga milik Yayasan JKK," tambah mantan pelatih judo Indonesia Asian Games 2002 ini.

JKK kembali membuka pendaftaran untuk yang ingin berlatih judo dan dididik untuk menjadi calon juara. Latihannya tiga kali sepekan di Padepokan Judo Jalan Gaharu, Medan. "Latihannya pukul 4 hingga 6 sore. Kita buat latihannya Selasa, Kamis, Sabtu," tambah peraih perak PON 1993 ini.

JKK sudah menyiapkan empat pelatih. Mereka adalah Suyadi, Jimmy Leohardi, M Reyhan Fuady, dan Tri Siregar. Untuk jangka panjang, Eka mengatakan menargetkan untuk PON 2024 di mana Sumut jadi tuan rumah. JKK ingin menyumbang atlet.

Adapun dalam kepengurusan, Arief Fadhillah sebagai ketua akan dibantu Eka Setia dan T Ariffanda Azis sebagai wakil ketua, M Reyhan Fuady sebagai sekretaris, Josephine Koeswoyo wakil sekretaris, Dewi Trisnawati sebagai bendahara dan dibantu Maya Nicha sebagai wakilnya.

Sebelumnya JKK awalnya ada di Jakarta didirikan orang Belanda, J.D. Schilder tahun 1949 yang lalu membawanya ke Medan tahun 1953. Namun keberadaannya menghilang seiring vakum selama hampir dua dekade. Kini Jigoro Kano Kwai kembali lagi. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru