Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Pengamat: Menang 2-0, Argentina Seperti Latihan Lawan Indonesia

Redaksi - Selasa, 20 Juni 2023 11:24 WIB
3.571 view
Pengamat: Menang 2-0, Argentina Seperti Latihan Lawan Indonesia
Foto: Tangkapan layar Instagram/akmalmarhali20
Akmal Marhali 

Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali mengatakan, Timnas Indonesia mendapat pelajaran berharga usai takluk 0-2 dari Timnas Argentina pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6/2023) malam. Laga tersebut membuktikan kelas Indonesia sangat jauh dari lawannya tersebut.

"Kita bisa lihat, Argentina masih terlalu kuat tanpa Messi, Di Maria dan lainnya. Argentina tetap menunjukkan mereka juara dunia. Mereka peringkat satu dunia. Dengan pemain pelapis saja, mereka menunjukkan kelas mereka yang berjarak 149 dari Indonesia (ranking 150)," kata Akmal ketika dihubungi wartawan dari Medan, Senin (19/6/2023) malam.

Akmal yang juga merupakan Koordinator Save Our Soccer ini melihat, Argentina mampu mengajarkan Indonesia bagaimana bermain sepak bola yang benar sekaligus menghibur. Argentina juga diakui tidak terlalu memaksakan banyak gol di laga itu.

"Argentina tahu bagaimana menghibur penonton. Mereka tidak maksa gol banyak, tapi menunjukkan dan mengajarkan pemain Indonesia main sepak bola efektif, sabar, memanfatkan seluruh sisi lapangan. Itu mereka tunjukkan," katanya.

Akmal pun berani mengatakan, bahwa sebenarnya juara Piala Dunia 2022 itu seperti sedang berlatih. "Tapi, Argentina tahu bagaimana mereka tidak menjatuhkan mental pemain Indonesia. Kalau mereka mau, bisa kok. Tinggal main bola panjang aja, kemudian cetak gol. Tapi tidak mereka lakukan. Mereka main sabar aja," sambugnya.

Akmal pun berharap agar PSSI ke depannya bisa mencari lawan yang sepadan dengan Indonesia. Diketahui, FIFA Matchday juga penting bagi Indonesia mencari poin.

"Cari lawan setara, sehingga bisa kita bisa main bola. Kalau tadi kita gak bisa main bola. Kita justru menemani Argentina berlatih," katanya.

"Kalau mau cari poin FIFA, cari lawan di atas kita. Tapi, kemampuan main bolanya masih bisa kita lawan. Itu penting. Jangan mimpi bisa menang lawan tim nomor 1 atau 3 dunia. Itu mimpi di siang bolong," pungkas wartawan senior tersebut. (R17)




Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru