Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 Juli 2026

Pdt Dr Martongo Sitinjak dan Pdt Kardi Simanjuntak MMin Hadiri Kebaktian Bersama PS Nafiri HKBP UAS Medan

- Minggu, 11 September 2016 14:56 WIB
1.544 view
Pdt Dr Martongo Sitinjak dan Pdt Kardi Simanjuntak MMin Hadiri Kebaktian Bersama PS Nafiri HKBP UAS Medan
SIB/R4
Direktur Pasca Sarjana STT HKBP P Siantar Pdt Dr Martongo Sitinjak (No 7 dari kanan) didampingi Praeses Pdt Kardi Simanjuntak MMin dan Pdt Elzas WH Siahaan foto bersama usai kebaktian dan doa bersama dengan PS Nafiri HKBP UAS Resort Medan Kota, Kamis (8/4
Medan (SIB)- Dua tokoh dan pendeta HKBP yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pasca Sarjana STT HKBP Pematangsiantar Pdt Dr Martongo Sitinjak dan Praeses Distrik X Medan-Aceh Pdt Kardi Simanjuntak MMin kebaktian bersama dengan PS Nafiri HKBP UAS Resort Medan Kota, Kamis (8/9) malam. Kebaktian awal bulan itu juga sekaligus mendoakan dan memberangkatkan kedua pendeta itu mengikuti Sinode Godang HKBP di SipoholonTaput 12-18 September mendatang.

Kebaktian yang dipimpin Pdt Elzas WH Siahaan, pendeta HKBP Resort Medan Kota itu dihadiri puluhan anggota PS Nafiri dan juga inang Ny PdtKardi Simanjuntak/Sintaria br Pasaribu dan Ny Pdt Elzas br Silalahi berlangsung khusuk dan sejuk, karena dari awal hingga akhir diwarnai hujan lebat. Namun tidak menyurutkan niat anggota PS Nafiri yang dipimpin Ketuanya St Drs Oloan Simanjuntak MM itu untuk menghadirinya.

Pdt Elzas yang mengutip 1 Samuel 24:5-7 menjelaskan sifat dan perilaku Daud sebagai pemimpin umat yang tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Daud tidak balas dendam meskipun Saul telah mengejar-ngejarnya. Meskipun sebenarnya Daud telah diurapi tetapi dia tidak pernah mendahului kehendak Tuhan. Demikianlah kiranya para pemimpin umat khususnya pemimpin HKBP yamg akan mengikuti Sinode Godang, ujar Pdt Elzas dalam khotbah singkatnya.

Pada saat acara ramah tamah, Pdt Kardi Simanjuntak memaparkan bahwa sebagai calon praeses yang sudah terpilih dari Distrik X Medan-Aceh tetap mementingkan tugas-tugasnya melayani sampai akhir. Meskipun banyak pihak mendorongnya untuk maju sebagai salah satu calon pimpinan tetapi Pdt Kardi tetap mengaku menghargai dan mendahulukan para seniornya untuk maju. Demikiaanlah kiranya para pendeta muda harus tetap menghormati dan menghargai seniornya. Dia juga salut dengan PdtMartongo yang sudah bersusah payah mendidik para mahasiswa STT.

Pdt Kardi mengungkapkan hubungan batin yang sangat dekat dengan PS Nafiri yang baru dua tahun berdiri tetapi sudah banyak berbuat. Dia juga memuji kerukunan dan keakraban jemaat HKBP UAS yang setiap minggu usai kebaktian selalu kumpul bersama minum kopi gereja yang dirasakan lebih nikmat dan enak dibanding kopi lainnya. Sama seperti yang kami alami di HKBP Menteng Jakarta tetap kompak minum kopi bersama dan makan lappet usai kebaktian tanpa membedakan status jemaat. Pdt Kardi mengaku sebagai jemaat HKBP Sudirman tetapi hubungan batin sangat erat dengan jemaat HKBP UAS secara khusus PS Nafiri.

Sementara itu Pdt Martongo juga mengungkapkan latar belakang kenapa harus mempersembahkan diri untuk menjadi calon Sekjen HKBP. Disamping dorongan Pdt Siter MP Hutasoit mantan praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh untuk memperbaiki HKBP juga dengan berbagai pertimbangan matang untuk betul-betul melayani sebagai Sekjen. Dalam proses pencalonan ini saya sama sekali tidak pernah mengumpulkan massa tetapi hanya mengandalkan doa dan kesempatan yang ada untuk memperkenalkan diri dan silaturahmi kepada jemaat-jemaat. Sebagai jemaat HKBP UAS, dia juga berterimakasih atas dukungan doa dan yang jauh sangat bermakna dibanding dukungan lainnya. Suami dari Pdt Basa Hutabarat, Sekretaris LWF itu juga memuji kepemimpinan praeses Pdt Kardi yamg tetap mengutamakan tugas-tugasnya dibanding pencalonannya sebagai praeses kembali.

Diakhir acara, PdtElzas menyampaikan selamat mengikuti sinode godang dan semoga keduanya terpilih sesuai dengan apa yang diinginkan dan direstui Tuhan.
Selanjutnya ketiga pendeta itu bersama istri dan para anggota PS Nafiri bernyanyi bersama dan ditutup dengan doa oleh Pdt Kardi Simanjuntak. (R4/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru