Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Sekum PGI : Tak Ada Alasan Meminta Bubarkan Saksi Yahowa

- Minggu, 23 Juli 2017 18:34 WIB
551 view
Sekum PGI : Tak Ada Alasan Meminta Bubarkan Saksi Yahowa
Gomar Gultom
Jakarta (SIB) -Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, menegaskan tidak ada alasan warga gereja untuk meminta negara membubarkan Saksi Yahowa.

Ia membenarkan bahwa ajaran Saksi Yahowa berbeda dengan 'mainstream' gereja-gereja di Indonesia. "Tapi tidak ada alasan warga gereja untuk meminta negara membubarkan ataupun melarang keberadaan Saksi Yahowa. Bisa saja gereja menganggap bahwa ajaran Saksi Yahowa sesat atau tak sesuai dengan ajaran gereja, tapi itu tidak bisa menjadi alasan bagi gereja meminjam tangan negara untuk memberangus keberadaan Saksi Yahowa," kata dia, dalam siaran pers, Jumat (21/7).

Menurut dia, yang sebaiknya dilakukan oleh Gereja adalah memperlengkapi umatnya hingga memiliki pengetahuan yang benar agar tidak mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran oleh permainan palsu manusia dalam yang menyesatkan.

"MPH-PGI justru meminta keseriusan negara untuk menjamin hak setiap warga negara, termasuk pengikut Saksi Yahowa, untuk memeluk agama dan keyakinannya, serta jaminan keamanan dalam melaksanakan ibadahnya," kata dia.

"MPH-PGI juga mendorong gereja-gereja untuk ikut perduli pada mereka yang hak-haknya dicabik-cabik, termasuk kebebasan beragama dan berkeyakinan, baik oleh negara maupun oleh masyarakat."

Menurut dia, jika memang terbukti ada unsur-unsur dari pengajaran Saksi Yahowa yang menolak atau bertentangan dengan Pancasila dan ada ketidak-sediaan mereka mematuhi konstitusi dan regulasi yang berlaku, maka hal ini diserahkan sepenuhnya untuk ditindak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dengan Perppu nomor 2/2017. (sh.com/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak