Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Pra Konferensi Parompuan HKBP Perlengkapi Spritualitas

- Minggu, 19 Mei 2019 10:56 WIB
1.243 view
Pra Konferensi Parompuan HKBP Perlengkapi Spritualitas
SIB/Victor Ambarita
FOTO BERSAMA: Panitia Pra Konferensi Perempuan HKBP foto bersama di Wisma Kinasih Sukabumi, Jawa Barat, Senin (13/5).
Jakarta (SIB) -Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing memukul gong sebagai pertanda dibukanya secara resmi Pra Konferensi Parompuan HKBP yang digelar di Wisma Kinasih Sukabumi, 12-14 Mei 2019.

Pembukaan diadakan di Sopo Marpingkir, Jakarta, Minggu Sore (12/5). Hadir juga dalam pembukaan antara lain, Sekjen HKBP Pdt David F Sibue, DMin, Kadep Koinonia Pdt Dr Martongo Sitinjak, MTh, Kadep Diakonia Pdt Debora Sinaga, Kadep Marturia Pdt. Dr. Anna Christina Vera Pangaribuan, Ketum PGI Pdt Henriette Lebang Hutabarat, Sekum PGI Pdt Gomar Gultom, Ketum Konferensi Perempuan Hatopan (KPH) HKBP Dr Serirama Butarbutar, Sekum KPH HKBP Pdt Basa Rohana Hutabarat MMin, Kabiro Perempuan HKBP Pdt Imelda Pakpahan STh dan perwakilan pengurus PGIW DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing mengatakan dari sejarah pertumbuhan gereja Batak dapat dilihat bahwa perhatian terhadap kaum perempuan sungguh sangat serius dilaksanakan.

Hal itu melebihi perhatian terhadap pelayanan kepada kaum laki-laki,kata Darwin di Wisma Kinasih, Senin (13/5).

Lebih lanjut Darwin memaparkan hasil dari pembinaan dan pembelajaran terhadap kaum perempuan ini dapat dilihat dari pertumbuhan dan perkembangan HKBP saat ini. Pelayan di HKBP terdiri dari enam tahbisan yakni pendeta, guru huria, bibelvrouw, diakones, sintua, dan evangelis.

"Pendeta, guru huria, sintua dan evangelis terdiri dari laki-laki dan perempuan. Sementara bibelvrouw dan diakones hanya dari perempuan. Sedangkan untuk laki-laki tidak ada tahbisan khusus seperti yang ada pada kaum perempuan. Dengan demikian kaum perempuan lebih mendominasi pelayan tahbisan di HKBP," ujar dia

Sementara Ketua Perempuan Hatopan HKBP, Dr Serirama Butarbutar mengatakan salah satu tujuan penting diadakannya acara ini adalah pengumpulan dana untuk pelunasan hutang Asrama Puteri HKBP di Tanjung Sari Medan, agar dapat dikelola.

"Selain itu, Pra Konferensi Parompuan HKBP ini juga bertujuan untuk mempersiapkan bahan percakapan pada saat Konferensi perempuan HKBP tahun 2020. Juga, memperlengkapi perempuan HKBP dengan spiritualitas agar dapat menghadapi tantangan zaman," jelas dia.

Terkait Asrama Putri HKBP, Serirama Butarbutar mengutarakan bahwa Konferensi Perempuan HKBP tahun 2016 telah memberikan mandat untuk pengelolaan di Tanjung Sari Medan.

"Sampai sekarang asrama ini belum dapat difungsikan atau dikelola sebagai asrama puteri bagi jemaat HKBP yang sekolah di Medan. Hal ini disebabkan hutang yang masih tertinggal untuk pembangunan Asrama Puteri tersebut," ujar dia.

"Usaha Biro Parompuan HKBP telah dilakukan semaksimal mungkin namun tunggakan yang harus segera dibayarkan masih berkisar Rp 2 miliar lagi," tambah dia.

Lebih lanjut Serirama mengatakan Pra Konferensi Perempuan HKBP adalah pertemuan para perempuan HKBP dari 31 distrik yang membicarakan program-program yang akan dicapai pada tahun 2020 - 2024. (J03/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak