Tebar Kasih dan Kepedulian, Kapolres Pematangsiantar Rangkul Anak-anak Panti Asuhan
Pematangsiantar (harianSIB.com)Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mel
Nara sumber ceramah tema ini, Pdt. Prof. Ir. Armand Barus, Ph.D menyebut berkaitan dengan tema, logo SMS ke-37 GBKP, terinspirasi dari kecombrang (cekala/patikala Karo).
Menurutnya, kecombrang adalah tumbuhan penting dalam kehidupan orang Karo. Pasalnya, buah, bunga dan batangnya semuanya bermanfaat bagi masyarakat Karo. Menarik sekali untuk diperhatikan tidak hanya kemanfaatan luas kecombrang bagi masyarakat Karo dan Indonesia, tetapi juga pengembangan tanaman kecombrang melalui rimpang yang menjalar di bawah permukaan tanah menghasilkan tunas dan akar baru. Kecombrang tidak tumbuh sendiri dan berbuah, ia segera berkembang membentuk rumpun. Dengan perkataan lain, tanaman kecombrang merupakan tanaman "berbuah dan berkembang". Mungkin itu alasan pemilihan kecombrang sebagai logo SMS ke-37 GBKP.
"Istilah berbuah, digunakan sebagai rujukan pertumbuhan internal. Sedang kata berkembang, menunjuk kepada pertumbuhan eksternal. Dengan perkataan lain, melalui tema "Berbuah dan Berkembang", diharapkan GBKP bertumbuh secara internal dan eksternal seperti kecombrang," ujar Guru Besar Ilmu Teologia di STT Amanat Agung.
Dijelaskan, tema SMS berangkat dari Kolose 1:6. Injil datang ke Kolose, kemudian berbuah dan berkembang di jemaat Kolose, demikian juga segala tempat. Injil mampu menerobos segala tempat karena Injil bersifat universal kemudian berbuah dan bertumbuh kembang di segala tempat. Itu berarti Injil itu hidup dalam interaksi dinamis dengan budaya setempat. Injil bersifat lokal dan universal. Kedua hakikat Injil itu tidak boleh dipisahkan. Jika Injil hanya dipandang bersifat lokal atau universal akan mengakibatkan distorsi dan reduksi berita Injil.
Gereja yang berbuah dan berkembang secara transformatif kontekstual dan universal perlu
melakukan beberapa tindakan atau kegiatan. Menurut Pdt Armand Barus, bahwa gereja yang berbuah adalah gereja yang melakukan fungsi pastoral penyembuhan, pemeliharaan, pembimbingan, dan pendamaian termasuk menghadirkan keluarga misional di tengah masyarakat yang majemuk.
Kemudian gereja yang berkembang adalah gereja yang mengerjakan fungsi pastoral penyembuhan secara intensional di dalam masyarakat yang majemuk disamping fungsi pastoral pemeliharaan, pembimbingan, dan
pendamaian. Untuk itu, gereja perlu mempersiapkan jemaat mengerjakan teologi di ruang publik dan GBKP berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam menyaksikan teologi publik sebagai respons terhadap berbagai isu masyarakat. Berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam mengembangkan dan menerapkan Ekoteologi di Tanah Karo dan Indonesia.
Pdt Armand juga mengkaitkan tema dengan subtema SMS ke-37 GBKP yakni, "Oleh kasih karunia Allah, GBKP semakin mewujudkan diri sebagai berkat bagi dunia dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan holistik menyongsong Indonesia emas 2045".
Disebutkan Armand, sub tema menggariskan dua pokok penting yang perlu mendapat perhatian bersama yakni GBKP menjadi berkat bagi dunia dan GBKP memiliki pelayanan holistik.
Dalam mewujudkan tema dan sub tema tidak perlu GBKP mengandalkan kekuatan diri sendiri tetapi GBKP bergantung dan bersandar sepenuhnya kepada anugerah Allah. Anugerah Allah cukup bagi GBKP.
Gereja berbuah dan berkembang adalah gereja yang melakukan pelayanan holistik secara terencana dan intensional dalam area fungsi pastoral, keluarga misional, teologi publik dan eko-teologi.
"Tentu banyak area pelayanan lain yang perlu dilakukan. Namun GBKP perlu memiliki fokus pelayanan yang tajam dalam lima tahun ke depan," pungkasnya.(*)
Pematangsiantar (harianSIB.com)Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mel
Medan (harianSIB.com)Personel Polsek Medan Kota menangkap diduga pemgedar sabu, seorang pria berinisial MN (44) di Jalan Brigjen Katamso Gan
Aekkanopan (harianSIB.com)Salah satu pesantren di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) yakni, Pesantren Tahfidz Azhar Centre (PTAC) di Desa
Aekkanopan (harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Utara (Labura) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari
Medan (harianSIB.com)Polda Sumut melalui Ditresnarkoba menangkap seorang pria berinisial NN (45) di sebuah lahan kosong di Jalan Perjuangan
Pematangsiantar (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja.Seoran
Labuhanbatu (harianSIB.com)Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) kembali terungkap. Tim Satuan Reserse Narkoba
Medan (harianSIB.com)Polda Sumut akhirmya menangkap 6 pria yang diduga menyerang personel Ditresnarkoba saat penggerebekan bandar sabu di J
Sergai(harianSIB.com)Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto diduga dimanfaatk
Medan(harianSIB.com)Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara serius mempersiapkan atlet menghadapi PON XXII/2028 di Nusa Ten
Karo(harianSIB.com)Tim Lingkaber Polres Karo gagalkan aksi yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Dalam patroli malam yang berlangs
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap keberadaan ratusan kendaraan bermotor yang diduga berkaitan dengan tind