Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Tinggalkan Politik Praktis, Sintua HKBP Distrik DKI Jakarta Dorong Sistem Pemilihan "Manjomput Na Sinurat"

Victor R Ambarita - Minggu, 06 September 2026 14:05 WIB
271 view
Tinggalkan Politik Praktis, Sintua HKBP Distrik DKI Jakarta Dorong Sistem Pemilihan "Manjomput Na Sinurat"
Foto: harianSIB.com/Victor Ambarita
Foto bersama usai Seminar yang digelar oleh FGD Sintua HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, di Grha Oikumene PGI, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Berdasarkan riset dan kuesioner yang dilakukan, hasilnya sangat signifikan. "Sebanyak 88,9% responden menyatakan sistem ini sangat efektif mendinginkan tensi politik gereja, dan 81% sepakat sistem ini dipertahankan dengan syarat evaluasi penjaringan calon harus lebih ketat," papar Pdt. Riston.

Ia menegaskan, metode cabut undi bukan sekadar mengubah teknis, melainkan mengubah teologi gereja dari Demokrasi (suara terbanyak) menjadi Teokrasi (Kedaulatan Allah mutlak).

"Sistem voting berisiko menjadikan gereja milik popularitas manusia. Metode cabut undi menegaskan bahwa gereja adalah milik Kristus," tambahnya.

Sementara itu, analisis tajam disampaikan Mantan Sekretaris Umum PGI, Pdt. (Emeritus) Dr. Richard Daulay. Ia membedah dari sudut pandang sosiologi dan struktur organisasi gereja-gereja berlatar belakang Batak.

Menurut Pdt. Daulay, sistem pemilihan (voting atau undi) hanyalah mekanisme. Akar masalah mengapa jabatan pimpinan gereja sangat "menggiurkan" dan diperebutkan dengan keras adalah karena besarnya kekuasaan (power) yang melekat pada jabatan tersebut, khususnya hak prerogatif dalam menempatkan pendeta (appointment).

"Dalam sistem organisasi gereja, dikenal sending pastors (pimpinan berhak menempatkan pendeta tanpa pertimbangan jemaat) dan calling pastors (jemaat yang memanggil pendeta). Gereja-gereja Batak umumnya menganut sending pastors. Andaikata kuasa penempatan ini dimodifikasi menjadi calling pastors atau kombinasinya, saya yakin perebutan jabatan pimpinan Sinode tidak akan setegang sekarang," jelas pendeta asal Gereja Methodist Indonesia ini.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HKBP Distrik XXI Banten Ubah Minyak jelantah Jadi Lilin untuk Kebutuhan Gereja dan Keluarga
Bermula dari Plang "Milik Pemkab", Begini Kronologi Sengketa RSUD Tarutung antara HKBP dan Pemkab Taput
HKBP Perkuat Bukti Sejarah dan Hukum demi Pertahankan Kepemilikan RSU Tarutung
Buntut Sengketa Tanah 250 Hektare, Bupati Taput Siapkan Rapat Lintas Pihak
SKT Diduga Terbit Diam-diam Sejak 2022, Picu Konflik Tanah 250 Hektare di Tarutung Taput
Christian Got Talent Kids Season II HKBP Sentosa, Anak-anak Tampilkan Talenta untuk Memuliakan Tuhan
komentar
beritaTerbaru