Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Hendak Pesta di Siantar, Koper Penumpang Asal Kalimantan Raib dari Bagasi Paradep Taxi

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 20:15 WIB
728 view
Hendak Pesta di Siantar, Koper Penumpang Asal Kalimantan Raib dari Bagasi Paradep Taxi
Foto SIB/Andomaraja Sitio)
RAIB:  Penumpang bus Wilmar Situmorang didampingi istrinya saat menceritakan raibnya koper miliknya berisikan pakaian saat tiba di loket Paradep Taxi di Jalan Sutomo Pematangsiantar, Jumat
Pematangsiantar (SIB)
Bermaksud menghadiri pesta pernikahan keponakan di Kota Pematangsiantar, koper penumpang bus Wilmar Situmorang dan istrinya raib dari dalam bagasi Paradep Taxi.

Berdasarkan informasi dihimpun, koper berwana kehitaman itu berisikan pakaian untuk dipakai keperluan pesta keponakannya di Pematangsiantar. "Koper itu berisikan pakaian ku dan istriku yang hendak digunakan saat pesta keponakan di Siantar," ucap Wilmar Situmorang didampingi istrinya di loket Paradep Taxi di Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Timur, Jumat (6/3/2020) petang sekira pukul 18.30 WIB.

Diceritakan, sebelum kejadian dia dan istrinya baru saja melakukan perjalanan dari Trenggano, Kalimantan Barat, dengan menggunakan jasa penerbangan menaiki pesawat Lion Air tujuan Kuala Namu Internasional Airport (KNIA), Deli Serdang Sumut, pasca transit di Jakarta.

Setibanya KNIA, Wilmar bertemu dengan kondektur. Lalu ditawarkan untuk menggunakan jasa angkutan bus Paradep menuju Kota Siantar. Merasa yakin, Wilmar kemudian membeli tiket bus Paradep dan kondektur langsung memasukkan koper hitam dan tas milik mereka ke dalam bagasi bus.

Singkat cerita setelah beberapa jam diperjalanan, bus yang ditumpanginya tiba di Siantar tepatnya di lokasi Paradep Jalan Sutomo. Sialnya setelah turun, koper miliknya tak ada diturunkan kernek dari bagasi bus.

"Kita turun di loket bus Paradep tak ada lagi koper itu. Makanya kita heran kok bisa hilang. Padahal dimasukin kernek nya tadi. Itu tidak seberapa, tapi sangat berharga karena pakaian hendak dipakai pesta nantinya," kesalnya.

Sementara, staf perusahaan bus Paradep, Abdul memohon waktu untuk mencari keberadaan koper yang hilang milik penumpang. "Beri kami waktu sampai besok. Kita juga tidak menginginkan kejadian ini. Semoga koper bapak itu dapat ditemukan," ucapnya. (*)

Editor
:
SHARE:
komentar
beritaTerbaru