Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Distribusi Tersendat, Pemprov Sumut Percepat Pasokan Minyakita dan Perketat Pengawasan Produsen

Danres Saragih - Selasa, 28 April 2026 20:37 WIB
163 view
Distribusi Tersendat, Pemprov Sumut Percepat Pasokan Minyakita dan Perketat Pengawasan Produsen
Foto: Dok/wartawan
RAPAT: Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap memimpin rapat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (28/4/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bergerak cepat merespons kelangkaan minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Melalui rapat koordinasi lintas sektor, pemerintah menegaskan pentingnya transparansi distribusi serta percepatan pasokan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di pasar.

Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (28/4/2026) melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut, Perum Bulog, 20 produsen minyak goreng, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pangan.

Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto mengungkapkan bahwa kelangkaan Minyakita di tingkat masyarakat masih terjadi dan tidak sejalan dengan klaim ketersediaan stok nasional yang dinyatakan aman. Ia menilai, persoalan utama bukan pada produksi, melainkan distribusi yang belum merata.

Menurutnya, keterbukaan data dari produsen menjadi kunci untuk mengurai persoalan ini, terutama terkait alokasi distribusi antara Bulog dan distributor lini pertama (D1). Saat ini, sekitar 35 persen distribusi dialokasikan ke Bulog, sementara 65 persen masih dikelola produsen melalui jaringan distribusinya sendiri.

Baca Juga:

"Angka alokasi tersebut harus jelas dan transparan, termasuk berapa volume yang benar-benar disalurkan dari masing-masing pabrik. Ini penting agar distribusi bisa dikendalikan dan tepat sasaran," ujarnya.

Budi menambahkan, stok Minyakita yang tersedia di Bulog untuk wilayah Sumatera Utara saat ini berkisar 400.000 liter. Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, khususnya di daerah dengan akses distribusi terbatas.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bank Sumut-Pemko Medan Luncurkan QRESTO, Pajak Horeka Langsung Masuk Kas Daerah
BPK Sumut Periksa LKPD Padang Lawas TA 2025, Bupati Tekankan Disiplin OPD
Bupati Tegaskan Toba Tidak Hanya Harapkan Anggaran Pusat, Buka Peluang Investasi Swasta
Pemkab Simalungun Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke XXX
Prestasi Gemilang ! Kota Tanjungbalai Sabet Juara 2 Penurunan Pengangguran Tingkat Nasional
Minyak Subsidi Tak Lagi Murah, Pedagang Kecil Pilih Curah
komentar
beritaTerbaru