Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

RSI Daur Ulang Sisa Pengolahan Ikan Nila Jadi Pakan Ternak di Danau Toba

Bantors Sihombing - Selasa, 10 Maret 2020 22:33 WIB
385 view
RSI Daur Ulang Sisa Pengolahan Ikan Nila Jadi Pakan Ternak di Danau Toba
Foto SIB/Dok
PAKAN TERNAK : Hasil daur ulang dari sisa pengolahan ikan nila produksi RSI yang dijadikan pakan ternak untuk kawasan Danau Toba. Foto dipetik baru-baru ini.
Sergai (SIB)

Regal Springs Indonesia (RSI) terus melanjutkan program keberlanjutan terpadu, "Kami Peduli" dengan mengumumkan perluasan kebijakan limbah ikan nol (zero fish waste policy).

Perusahaan milik asing (PMA) itu kini telah memulai mendaur ulang semua sisa pengolahan ikan nila (out of specification fish) menjadi pakan ternak untuk di kawasan Danau Toba.

"Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan sumberdaya ikan. Sebuah pabrik pengolahan, nantinya akan dibangun untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas dengan bahan baku ikan di luar spesifikasi.

Program ini juga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat," ungkap Community Affairs Senior Manager, Dian Octavia, kepada SIB melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (10/3/2020).

RSI juga, lanjut dia, sebelumnya telah menggunakan sumber daya yang besarsaat meluncurkan program keberlanjutan terpadu "Kami Peduli". Perusahaan diantaranya telah melakukan uji coba dengan menggunakan alat pemberi pakan otomatis dan sistem daurulang keramba untuk budi daya di Danau Toba dan memasang alat pengolah air yang baru di pabrik Lubuk Naga, Pantai Cermin, Kabupaten Sergai.

"Sebagai bagian program "Kami Peduli", kami juga memerluas kebijakan pengolahan limbah ikan nol di luar filet ikan. Dimana, kami telah mendaur ulang sisa-sisa bagian ikan seperti, sisik menjadi kolagen untuk industri farmasi dan mengolah kerangka ikan menjadipupuk kompos untuk pertanian," beber Dian.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan program pelepasan benih ikan, penanaman pohon, dan pembersihan lingkungan gun amendukung peningkatan mutu air di Danau Toba.(*)
Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
komentar
beritaTerbaru