Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Tangkas Manimpan Lumbantobing : Persoalan Banjir di Tarutung Harus Bisa Dituntaskan

Redaksi - Kamis, 09 Juli 2020 18:13 WIB
826 view
Tangkas Manimpan Lumbantobing : Persoalan Banjir di Tarutung Harus Bisa Dituntaskan
SIB : Bongsu Batara Sitompul
KETERANGAN PERS: Anggota DPRD Sumut Tangkas Manimpan Lumbantobing bersama Kepala UPT Cipta Karya Wilayah Tapanuli Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut Saifan dan Kepala UPT Sumber Daerah Air Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang S
Tapanuli Utara (SIB)
Persoalan banjir yang sering terjadi selama ini di lokasi pemukiman penduduk di Aek Ristop dan Simpang Empat Hutabarat Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara harus bisa dituntaskan.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Sumut dari Dapil IX Tangkas Manimpan Lumbantobing bersama Kepala UPT Sumber Daya Air Wilayah Tapanuli, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut, Amir Hasan dan Kepala UPT Cipta Karya Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut, Saifan dalam kunjungan kerjanya ke Taput, Rabu (8/7/2020).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Tangkas Manimpan bersama pihak UPT SDA dan UPT Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pimpinan OPD Taput di Kantor Bappeda Taput.

" Kita menggelar rapat untuk membahas persoalan banjir yang sering terjadi di Tarutung ini kalau musim penghujan. Kami mengapresiasi sambutan Kepala Bappeda Taput Luhut Aritonang, Kadis PUPR Dalan Simanjuntak dan Kadis Perkim dan Cipta Karya Budiman Gultom, " jelasnya dalam keterangan Persnya kepada wartawan di Tarutung, Kamis (9/7/2020).

Manimpan juga mengutarakan, selama ini komunikasi yang akrab antara OPD Taput dengan UPT SDA dan Cipta Karya untuk membahas usulan persoalan infrastruktur sangat kurang. Sehingga persoalan banjir yang terjadi saat ini jadi sulit diatasi.

" Dan kehadiran saya dalam kunjungan kerja ini untuk mensinkronkan program dari OPD Taput ke UPT Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara. Mereka sangat senang karena suasana bisa cair dan komunikasi semakin akrab untuk membahas program kerja ke depan, " terangnya.

Manimpan menjelaskan, untuk membangun saluran drainase, Dinas Perkim dan Cipta Karya Kabupaten Taput akan siap menampung anggaran pembebasan lahan untuk memperbaiki saluran drainase di Simpang Empat Hutabarat dan lokasi Aek Ristop.

" Persoalan banjir selama ini di Aek Ristop disebabkan karena saluran pembuangan air ke Sungai Sigeaon tidak ada . Maka dari itu, supaya air dari Pasar Tarutung disalurkan langsung ke Sungai Sigeaon dan tidak melalui Aek Ristop lagi, " jelasnya.

Kemudian untuk mengatasi persoalan banjir di Simpang Hutabarat, Manimpan mengungkapkan, dirinya bersama UPT SDA dan Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara dan Kepala Dinas Perkim Taput Budiman Gultom dan Kadis PUPR Taput Dalan Simanjuntak telah meninjau lokasi tersebut.

" Dari peninjauan di lapangan, mengatasi persoalan itu harus dibangun drainase dan pembuangannya langsung ke Sungai Situmandi Tarutung. Di Simpang Hubarat itu pembuangan air tidak ada. Jadi saat musim penghujan, banjir di lokasi pemukiman penduduk sering terjadi, " jelasnya.

Selain membahas mengatasi persoalan banjir, Manimpan juga mengatakan, lokasi tanggul Sungai Sigeaon di Jalan Diponegoro Tarutung yang sering ambruk supaya dipasang site file atau dinding besi penahan tanggul.

" Dinas PUPR Taput bersama UPT SDA Provinsi Sumatera Utara telah berkoordinasi untuk memperbaiki lokasi tanggul yang rawan ambruk, " tuturnya. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru