Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Pemkab Labusel Tunggu Jadwal Dari Kemenkes Untuk Vaksinasi Masyarakat

Redaksi - Kamis, 08 April 2021 16:57 WIB
746 view
Pemkab Labusel Tunggu Jadwal Dari Kemenkes Untuk Vaksinasi Masyarakat
Internet
Ilustrasi
Kotapinang (harianSIB.com)

Jadwal vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat di Kabupaten Labusel masih menunggu jadwal dan pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Kominfo Pemkab Labusel, M Irsan ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/4/2021). Menurutnya, semua jadwal dan roadmap vaksinasi selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Sembari menunggu vaksin dan jadwal dari Kementerian Kesehatan, kata dia, Pemkab saat ini tengah melakukan pendataan masyarakat yang akan menerima suntikan vaksin. Menurutnya, vaksinasi akan dilaksanakan di seluruh Puskesmas di lima kecamatan se- Kabupaten Labusel.

"Pendataan sedang dilakukan terkait sasaran, pos pelayanan, dan vaksinatornya. Jadwalnya masih belum diterima," katanya.

Disebutkan, saat ini sedang berlangsung vaksinasi tahap kedua, dengan sasaran TNI, Polri, dan pelayanan publik. Menurutnya, sejak Rabu (31/3/2021) lalu, vaksinasi sudah dilakukan secara bertahap terhadap personel kepolisian, TNI dan ASN.

"Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua sudah hampir rampung dilaksanakan, tinggal menunggu suntikan dosis kedua," katanya.

Sementara, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Labusel, Irsan menyebut, saat ini jumlah kumulatif konfirmasi Covid-19 sebanyak 167 kasus. Sedangkan angka kesembuhan 158 orang dan kasus meninggal dunia 6 orang.

"Alhamdulillah tidak ada penambahan kasus baru dalam dua pekan ini. Saat ini jumlah warga yang dirawat atau menjalani isolasi mandiri karena konfirmasi Covid-19 tinggal tiga orang," katanya. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera