Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

MUI: Golput Haram

* Dikecam, Konglomerat Hitam Dikte Perpolitikan Indonesia
- Sabtu, 05 April 2014 19:21 WIB
375 view
MUI:  Golput Haram
Jakarta (SIB)- Fenomena golput di dalam pemilu masih sering terjadi. Adapun Ketua Umum MUI Din Syamsuddin mengatakan golput itu hukumnya haram.
Namun dalam hal ini golput yang dimaksudkan haram pihak MUI ialah golongan penerima uang tunai, bukan golongan putih yang enggan ikut pemilu.
"Ada golput lain, tentang risywah soal politik uang, dimana golput adalah golongan penerima uang tunai, maka itu haram," kata Din disela-sela acara Forum Ukhuwah Islmiyah, di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (3/4/2014).

Din yang merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menjelaskan golput atau yang dikenal dengan golongan putih tidaklah haram. "MUI hanya memfatwakan wajib coblos dalam Pemilu, golput atau golongan putih tidak diberi fatwa, yang ada soal memilih Itu wajib. Itu merupakan hasil pertemuan MUI dengan ormas islam di Padang Panjang pada 2009 lalu," jelasnya.

Din menuturkan, menjadi golput atau golongan putih itu hak seseorang. Hal kita hanya memberikan penjelasan.

"Dalam kajian apapun dalam syariah dan realitas, golput akan merugikan perjuangan umat Islam kedepan," tandasnya.

Konglomerat HitamĀ 
Pemilu legislatif tinggal menghitung hari. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras kelompok pemilik modal dan konglomerat hitam yang berupaya mendikte dan mengendalikan perpolitikan Indonesia baik untuk kepentingan bisnis mereka maupun kepentingan lainnya.

Kecaman itu dilakukan MUI dan beberapa ormas atau lembaga Islam yang tergabung dalam Forum Ukhuwah Islamiyah.

"Mengecam kelompok pemilik modal dan konglomerat hitam. Artinya rakyat telah mengetahui apabila calon tersebut pernah melakukan penyelewengan terhadap uang rakyat, dan berusaha mendikte politikal di Indonesia," ujar Ketua Umum MUI Pusat Din Syamsuddin, di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

Mereka bertekad meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, kebersamaan dan kekompakan dalam menghadapi masalah dan tantangan umat Islam dan bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para syuhada.

"Maka kita menolak setiap gelagat dan upaya yang ingin memberi peluang bagi pengaruh dan dominasi kekuatan asing dan mendiskreditkan umat Islam dalam pembangunan bangsa," terangnya.

Selain itu MUI juga menyerukan kepada umat Islam dan bangsa Indonesia untuk mencegah, melawan dan melaporkan politik uang dan suap menyuap yang dilarang Islam.

"Untuk itu kita siap memerangi dan melawan berbagai bentuk suap," imbuhnya.

MUI juga meminta agar umat Muslim menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif secara cerdas dengan senantiasa mengikuti kata hati. Serta memilih caleg muslim yang berakhlakul karimah, jujur, dan mampu menunaikan amanah. (dtc/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak