Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Pengurus Pusat IKBR Serukan Warga Riau Etnis Batak Tidak Golput

- Senin, 07 April 2014 11:35 WIB
577 view
 Pengurus Pusat IKBR Serukan Warga Riau Etnis Batak Tidak Golput
SIB/Maruba Habeahan/ r
Ketua Umum IKBR pusat, Drs Cornelius Barus Apt (3 dari kanan), saat memberikan sambutan dan arahan, Sabtu (54), di Pekanbaru.
Pekanbaru (SIB)- Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) mengajak seluruh warga Riau yang merupakan Etnis Batak untuk dapat menggunakan hak pilihnya atau tidak ikut dalam golongan putih (Golput), pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April ini. Hal ini terkait dengan majunya beberapa warga Riau etnis Batak sebagai calon legislatif di Provinsi Riau. Warga Riau Etnis Batak harus ikut berkarya sebagai wakil rakyat di Provinsi Riau. Mari sama-sama kita datang ke TPS dan gunakan hak suara kita. Memang ada anggapan di kalangan masyarakat, sejumlah wakil rakyat setelah duduk lupa dengan janjinya. Namun, jika memang kita telah mengenali latarbelakang dan motivasi caleg dengan serius, baiknya didukung. Inilah pendidikan politik bagi generasi kita.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum IKBR Pusat, Drs Cornelius Barus Apt pada  konferensi pers, Sabtu (5/4) di Sekretariat IKBR Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru. Terkait majunya beberapa warga Riau etnis Batak, tentu IKBR wajib memberi dukungan moril kepada semua caleg agar berkompetisi dengan baik dalam memenangkan hati rakyat,“ terang Cornelius Barus didampingi sejumlah Tetua Sub Etnis Batak.

IKBR sangat menghargai dan menghormati adanya pilihan berbeda dan dukungan secara terang-terangan dari Sub Etnis untuk caleg tertentu karena faktor hubungan emosional dan alasan lainnya. Kita berharap agar tidak terjadi tindakan mengklaim secara sepihak tanpa etika dan cara yang baik, bahkan, terkesan memaksa pikiran orang untuk memilih tanpa alasan yang dapat diterima semua orang. “Baiknya diawali dengan keikhlasan, tidak subjektif atas kepentingan pribadi bahkan terkesan memaksakan kehendak. Karena, baik sub etnis dan persatuan marga maupun Parsahutaon (serikat tolong menolong) pasti memiliki pilihan masing-masing karena hubungan pribadi maupun emosional atas dasar falsafah ’Dalihan Na Tolu’. (F6/ r)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 7 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak