Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Cari Status Suaka, 5 Pengungsi Lintas Negara Bersepeda dari Jakarta ke Bali

- Sabtu, 10 Desember 2016 22:37 WIB
473 view
Jakarta (SIB)- Lima pengungsi melakukan aksi bersepeda dari Kantor UNHCR Jakarta ke Denpasar, Bali untuk kampanye pentingnya status pengungsi. Aksi mereka mewakili ratusan pengungsi di Indonesia lainnya yang belum dapat status suaka dari negara peserta ratifikasi pengungsi.

Lima pengungsi yang melakukan aksi gowes ke Bali itu adalah, M Rasul, Shirin Doshanlo, Fakhrezadeh, Sultoni dan Maqsoudi.

"Mereka adalah pengungsi-pengungsi internasional yang belum jelas statusnya. Mereka akan bersepeda ke Bali untuk mengajak negara maju, negara yang ikut konferensi pengungsi untuk menerima mereka," ujar koordinator Suaka Indonesia Civil Society Network, Febi Yonesta, di depan Kantor UNHCR, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (9/12).

Febi mengatakan lima pengungsi dari berbagai negara itu meninggalkan rumahnya masing-masing karena konflik di negaranya yang tak kunjung usai.
"Mereka di Indonesia ini sudah 2 sampai 5 tahun. Rata-rata karena ada perang di negaranya," ujarnya.

M Rasul, salah satu pengungsi yang ikut bersepeda ke Bali, mengaku sudah 6 tahun di Indonesia. Dia mengatakan Indonesia sulit memberikan status suaka kepada dirinya. Tapi dia berharap ada negara lain yang mau menerima status suakanya.

"Kami harap negara yang punya kewajiban pengungsi bisa memberikan status dan jadikan kami bagian dari penerima. Saya sadar Indonesia bukan negara dari konferensi pengungsi tapi kami berharap dari negara yang lain," ujarnya.

Selama berkampanye ke Bali mereka juga akan menggalang dana untuk membantu para pengungsi di Indonesia untuk cari suaka. Rencananya, lima pengungsi ini akan tiba di Denpasar pada 25 Desember.

"Penggalangan dananya dimaksudkan agar UNHCR dapat terus membantu para pencari suaka dan pengungsi di Indonesia, karena mereka selama ini dalam proteksi UNHCR secara spesifik UNHCR Indonesia," ujarnya. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru