Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 06 Juni 2026

Mobil Tertabrak Kereta Api di Purwokerto, 6 Orang Tewas

- Rabu, 19 April 2017 21:24 WIB
817 view
Mobil Tertabrak Kereta Api di Purwokerto, 6 Orang Tewas
SIB/ANT/Idhad Zakaria
MINIBUS TERTABRAK KERETA : Warga mengamati bangkai kendaraan yang hancur tertabrak kereta Lodaya pagi di Desa Pucung Lor, Kroya, Cilacap, Jateng, Selasa (18/ 4). Sebuah minibus berisi 14 orang, tertabrak oleh kereta Lodaya pagi, dan menyebabkan enam orang
Purwokerto (SIB) -Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang luka berat akibat minibus yang mereka tumpangi tertabrak kereta api di perlintasan Nomor 482 Km 404+9, Desa Pucung Lor, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa itu terjadi pada pukul 11.15 WIB di perlintasan resmi antara Kroya dan Kemranjen yang dijaga secara swakarsa oleh warga dengan palang pintu yang tidak sesuai standar," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko di Purwokerto, Selasa (18/4).

Ia mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi ketika minibus berpelat nomor R-1724-EA yang dikemudikan Sunaryo (46), warga Desa Purwadadi, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, sedang melewati perlintasan sebidang itu dari arah Desa Pucungkidul, Kecamatan Kroya, Cilacap, menuju Kemranjen, Kabupaten Banyumas.
Saat sebagian mobil telah melintasi rel, kata dia, tiba-tiba dari arah timur datang KA 79 Lodaya Pagi relasi Solo-Bandung sehingga menabrak bagian belakang minibus.

Akibat kejadian tersebut, lanjut dia, enam orang penumpang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang penumpang lainnya luka berat.

"Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Aghisna, Kroya. Kami belum menerima informasi mengenai data korban," katanya.

Ia mengimbau pengguna jalan untuk memastikan tidak ada KA yang akan lewat ketika melintasi perlintasan sebidang terutama yang tidak berpalang pintu.

Saat dihubungi wartawan, Kepala Kepolisian Sektor Kroya Ajun Komisaris Polisi Suryo Probo mengatakan, pihaknya masih mengidentifikasi identitas korban.    
"Kami juga masih meminta keterangan dari sopir," katanya. (Kps/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru