Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 18 Juni 2026

Kabupaten Bekasi Rawan Gerakan Radikal

- Senin, 10 Juli 2017 21:15 WIB
377 view
Bekasi (SIB)  -Kawasan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dinilai rawan gerakan radikal. Meski terlihat kondusif, namun potensi gerakan radikal tetap ada karena Kabupaten Bekasi merupakan daerah transit.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Ahmad Kosasih, mengatakan hasil pantauan pihaknya ada organisasi yang dilarang pemerintah namun tetap eksis di Kabupaten Bekasi. Kata dia, organisasi tersebut berkembang di kampus-kampus.

"Memang itu ada (organisasi terlarang), makanya beberapa waktu lalu kita sudah mengumpulkan sejumlah ormas, dari ormas kepemudaan hingga ormas keagamaan untuk melakukan antisipasinya," katanya.

Dikatakan Kosasih, di Kabupaten Bekasi sudah beberapa kali ada penangkapan teroris, dan yang terbaru di Kecamatan Kedungwaringin. Pihaknya mengaku juga memantau tempat kejadian.

"Memang tidak banyak yang tahu, hanya penegak hukum saja, Kesbangpol juga sempat ke lokasi dan menanyakan kepada warga," ujarnya.

Menurut Kosasih, ada beberapa potensi kerawanan yang menjadi perhatian, seperti informasi di media sosial dan beberapa lokasi di Kabupaten Bekasi.

"Jadi laporan terus masuk ke kita, termasuk yang kemarin di Desa Bunibakti juga ada tim kita yang sudah mengecek ke sana," katanya.

Masih dia, ada beberapa kecamatan yang dianggap rawan disusupi gerakan radikal, terutama kecamatan yang berada di perbatasan dan jauh dari keramaian kota. Seperti Setu, Kedungwaringin dan beberapa kecamatan lainnya.

"Jadi tokoh agama itu harus buat adem dan kalau perlu memberikan ceramah keagamaan untuk keutuhan bangsa," pungkasnya. (PK/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru