Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Habibie Inginkan Penerapan GBHN Dihidupkan Kembali

- Senin, 27 Januari 2014 17:13 WIB
367 view
Habibie Inginkan Penerapan GBHN Dihidupkan Kembali
SIB/Int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Mantan Presiden RI Baharuddin Jusuf Habibie menginginkan penerapan Garis-Garis Besar Haluan Negara dapat dihidupkan kembali sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya meminta agar Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang pernah diterapkan pada era pemerintahan Presiden Soeharto agar dihidupkan kembali," kata B.J. Habibie dalam siaran pers Media Center BKPP Pusat Golkar yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menurut rilis tersebut, ucapan tersebut dilontarkan Habibie saat memberikan materi motivasi kepada sejumlah kader peserta Pendidikan, Pelatihan, dan Penyegaran Juru Kampanye Nasional Partai Golkar di Kompleks DPP Partai Golkar, Sabtu (25/1).

Habibie memberikan paparan dengan tema "Urgensi Pemilu 2014 bagi Partai Golkar untuk Pembangunan Bangsa" yang mengulas mengenai sejarah berdirinya Partai Golkar dan peran pentingnya dalam pembangunan.

"Golkar adalah jawaban bangsa ini atas adanya indikasi instabilitas pada tahun 1964," ujar Habibie.

Untuk itu, presiden ketiga RI itu juga menginginkan Golkar fokus pada perubahan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemberantasan kemiskinan.

Sementara itu, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie memastikan partainya akan memelopori perubahan mendasar pada UUD 1945 dengan menghadirkan kembali GBHN.

"Golkar kebetulan mempunyai konsep yang sama bahwa setelah Pemilu ini Golkar akan memelopori perubahan mendasar pada UUD 45," katanya.

Menurut dia, pihaknya menyadari bahwa tanpa adanya GBHN itu maka pembangunan di Indonesia tidak akan berjalan dengan baik pada jangka panjang.
 
Aburizal Bakrie juga menyampaikan, serupa dengan GBHN tersebut, Golkar telah menyiapkan Visi Negara Kesejahteraan 2045.

"Visi itu telah dibahas dari berbagai segi. Dan, sampai saat ini, Golkar merupakan satu-satunya partai yang mempunyai konsep pembangunan jangka panjang yang telah diselesaikan penyusunannya," katanya. (Ant/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru