Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Jaksa Agung Pimpin Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Basrief Arief

Redaksi - Kamis, 25 Maret 2021 17:15 WIB
512 view
Jaksa Agung Pimpin Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Basrief Arief
Foto: SIB/Baren A Siagian
PENGHORMATAN TERAKHIR: Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin didamping seluruh pajabat eselon I Kejaksaan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum 
Jakarta (SIB)
Korps Adhyaksa kehilangan putra terbaiknya, mantan Jaksa Agung Basrief Arief di era Presiden SBY, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Selasa (23/3).

Sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Cisanggiri III No. 22 RT 009 RW 04 Kel. Petogogan Kec. Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Tepat pukul 15.00 Wib, rombongan jenazah orang nomor satu di Kejaksaan memasuki komplek Kejaksaan Agung. Tampak, Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin dan seluruh Jaksa Agung Muda (JAM) menyambut kedatangan mobil jenazah eks Jaksa Agung, Basrief Arief di komplek Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (23/3).

Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin dan seluruh pejabat esselon I terlihat berdiri dan memberikan hormat kepada rombongan mobil jenazah.

Jaksa Agung dan seluruh pejabat maupun karyawan Kejaksaan, serentak mengangkat tangannya guna memberikan hormat kepada almarhum Basrief.

Kemudiaan, mobil jenazah yang berjumlah 3 unit, perlahan-lahan melewati massa yang berdiri di setiap area Kejaksaan Agung. Meski mobil jenazah sudah melewatinya, namun seluruh korps Kejaksaan tetap berdiri di tempat.

Terlihat petugas medis yang berada di mobil rombongan, mengenakan pakaian alat pelindung diri yang biasanya dilakukan para tenaga medis yang mengantarkan jenazah sebelum dimakamkan.

Seperti diketahui, Basrief Arif dilahirkan di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, 23 Januari 1947. Sebelum menjadi Jaksa Agung RI periode 2010 - 2014, almarhum Basrief Asrief SH. MH mengawali kariernya sebagai, Staff Tata Usaha di Kejaksaan Agung (CPNS 1968), Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru (1971), Kepala Sub Seksi Sosial Politik Kejaksaan Negeri Pekanbaru (1976), Kepala Sub Seksi Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1981) dan terakhir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantiknya sebagai Jaksa Agung menggantikan Herman Supandji.

Selama mengabdi di Kejaksaan RI, almarhum mendapatkan piagam dan tanda kehormatan serta penghargaan, tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (10 tahun), tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (20 tahun), tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (30 tahun) dan Bintang Mahaputera Adipradana Tahun 2014. (H3/c)

Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru