Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Sumatera Berdoa Lanjutkan Bantuan ke Aceh, Pdt Robert Benedictus Harap Donatur Nafkahi Rohaniah Warga di Pengungsian

Oki Lenore - Senin, 29 Desember 2025 20:33 WIB
9.513 view
Sumatera Berdoa Lanjutkan Bantuan ke Aceh, Pdt Robert Benedictus Harap Donatur Nafkahi Rohaniah Warga di Pengungsian
Foto: Dok/Sumatera Berdoa
Posko My Home yang dibangun Sumatera Berdoa dikoordinir Irianti Sitanggang, menerima bantuan dan kunjungan Ketua Umum Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedicstus MA, serta lainnya.

Karangbaru(harianSIB.com)

Sumatera Berdoa melanjutkan pengiriman bantuan ke Aceh. Fokus donasi kali ini ditujukan untuk warga terdampak bencana yang berada di posko pengungsian yang dibentuk relawan. Pada Senin (29/12/2025), relawan yang dipimpin Ketua Umum Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedicstus MA, sampai ke jantung Karangbaru, yang berada di hulu Sungai Tamiang.

Wilayah tersebut adalah pusat pemerintahan, tapi menjadi titik bencana yang terdampak paling parah.

"Kami memberi bantuan untuk kebutuhan fisik tapi bagaimana caranya agar menafkahi rohaniah mereka secara religi. Apapun basisnya, jika jiwa tenang dan dama, telah mengurangi keluh kesah selama masa tanggap bencana ini," ujar Pdt Robert Benedictus, didampingi tim inti Sekretaris Umum Nurhawati Simamora MSi, Tim Doa Pdt dr Agus Sunaryo MTh dan Michael Albunus MTh yang dihubungi dari Medan.

Baca Juga:
Sebelumnya, Tim Doa Sumatera Berdoa pada 17 - 19 Desember berada di lokasi berisi Lina Veronika Sihombing, pendoa lintas bangsa Hagaina Sinulingga dan Berlian Limbong melakukan hal yang sama. Kelompok tersebut menyerahkan beras, tilam lipat, tikar plastik dan matras antiair, makan ringan bergizi seimbang dan kebutuhan MCK.

"Kami berbagi, memeluk dan trauma healing ala kadarnya," ujar Lina Sihombing.

Peniup sofar itu mengaminkan, pemberian untuk kebutuhan fisik, memberi keriangan tapi sangat baik jika menafkahi rohaniahnya dengan ajaran kasih dan spriritual sesuai keyakinannya.

"Yang pasti donatur dan relawan harus pula memikirkan nafkah rohaniah bersumber dari religi," tegas Lina Veronika Sihombing.

Pada kunjungan lajutan, Pdt Robert Benedictus mengadakan trauma healing berbasis religi dan menyerahkan bantu tikar busa, selimu, sarung, kelambu, parcel makanan untuk anak-anak.

"Ada keriangan, tapi Sumatera Berdoa ingin kebahagiaan itu tak semu yakni kebahagiaan dari batinnya," tambah cendikiawan Kristen - India dan dosen di sejumlah universitas terkemuka di Indonesia itu.

Pengkhotbah dan pendoa lintas bangsa itu menekan soal pemulihan luka batin sebab bencana. "Untuk urusan pemulihan fisik seperti infrastruktur bagian dari pemangku kepentingan dan kita sebagai warga negara, tapi kerisauan saya adalah nafkah batiniah saudara-saudara kita," tegs Pdt Robert Benedictus yang mengadakan ibadah singkat.

Ia menguatkan dengan firman-Nya yang diambil dari Matius 5 : 4. "Berbahagialah orang yang berduka cita karena mereka akan dihiburkan," tegasnya sesuai isi nats tersebut. "Sumatera Berdoa berdoa untuk semua warga yang terdampak bencana. Kiranya Tuhan melawat untuk menguatkan dalam menatap ke depan," tutupnya.

Nurhawati Simamora melukiskan, medannya Aceh Tamiang masih sangat memprihatikan. Rumah-rumah penduduk masih banyak yang dipenuhi lumpur. Rumah-rumah yang rusak dibiarkan.

"Di Langsa sudah lebih baik kondisinya karena jalanan sudah mulai bersih dan geliat ekonomi masyarakat mulai terasa," sebut pengajar di universitas terkemuka di Sumut tersebut.

Di Posko My Home yang dibangun Sumatera Berdoa dikoordinir Irianti Sitanggang, terus dikunjungi warga terdampak bencana.

"Di posko ini tiap hari ada sedikitnya 40 orang terdampak bencana yang mendapat bahan makan atau makan bersama. Masih dibutuhkan banyak bahan makanan. Jika malam, nyamuk sangat banyak," jelasnya. "Kami membutuhkan selimut, tikar, handuk, kelambu, makanan khususnya untuk anak-anak serta kebutuhan perempuan," tambahnya.

Irianti Sitanggang mengatakan, dengan progres pemulihan hingga akhir Desember 2025 maka sampai kuartal pertama 2026 kondisi masih belum menentu.

"Kuatkanlah warga terdampak bencana dengan doa," tutupnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anak-anak Baktiraja-Bakkara Rayakan Natal, Kumpulkan Kolekte untuk Warga Terdampak Bencana
Dinkes Medan Imbau Warga Jaga Kebersihan dan Protokol Kesehatan Selama Nataru
Natal Oikumene Kota Pematangsiantar Perkuat Toleransi, Galang Dana bagi Korban Bencana
Perkuat Keselamatan Perjalanan, KAI Divre I Sumut Gandeng BNNP Berantas Narkoba
Sepanjang 2025, Kejari Binjai Selamatkan Uang Negara Miliaran Rupiah
Kinerja APBN Sumut hingga November 2025 Capai Target Positif
komentar
beritaTerbaru