Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

DPR Desak Pemerintah Menangani Korban Erupsi Sinabung dengan Pola Baru

- Selasa, 01 September 2015 15:51 WIB
267 view
DPR  Desak Pemerintah Menangani Korban Erupsi Sinabung dengan Pola Baru
Jakarta (SIB)- Anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F PDI P) Dr. Junimart  Girsang SH mendesak pemerintah  menangani korban dan para pengungsi  bencana erupsi Sinabung dengan pola baru yang cepat dan tepat, sehingga para pengungsi benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini berpendapat, penanganan korban erupsi Sinabung,  tidak  boleh lagi  sebatas pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi  harus memikirkan penanganan yang lebih strategis, yakni relokasi permanen para pengungsi, agar mereka tidak lagi terancam dari bahaya dampak erupsi Gunung Sinabung.

Anggota Komisi III DPR RI ini  juga  meminta  agar  pemerintah melakukan penanganan yang lebih strategis.

"Perlu penanganan yang komprehensif di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten, " ujar Junimart  Girsang  kepada wartawan di Jakarta, Senin ( 31/8),  sambil memaparkan  hasil kunjungannya ke posko-posko pengungsi bencana erupsi Sinabung, Sabtu (29/8) lalu.

Saat mengunjungi para pengungsi, Junimart menyerahkkan bantuan  hasil kerja sama wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut III ini dengan Kementerian Kesehatan RI, berupa makanan tambahan bagi ibu hamil dan makanan pendamping air susu ibu.

Salah satu  keluhan yang sangat meresahkan masyarakat di posko pengungsian, kata Junimart adalah adanya isu tentang pengungsi mandiri. Namun keluhan itu ditepisnya, dan menegaskan, tidak ada  yang namanya pengungsi mandiri itu.  

"Istilah pengungsi mandiri itu tidak ada, yang ada adalah negara melalui pemerintah pusat, pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten, harus memandirikan pengungsi dengan relokasi dan pengadaan lahan "  tukasnya.

Menurut  Junimart Girsang, pengungsi mengharapkan adanya  angkutan yang khusus mengantar anak ke sekolah. (G01/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru