Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Masyarakat Marjinal Masih Membutuhkan Pendampingan dan Sahabat

- Selasa, 01 September 2015 16:05 WIB
405 view
Masyarakat Marjinal Masih Membutuhkan Pendampingan dan Sahabat
Aldentua Siringoringo
Jakarta (SIB) - Masyarakat marjinal masih membutuhkan pendampingan dan sahabat untuk memperjuangkan hak-haknya. Sebab, kondisi masyarakat Indonesia, setelah lepas dari pemerintahan Orde Baru yang otoriter dan masuk era reformasi, ternyata tidak serta merta membebaskan mereka dari kesulitan hidup yang dihadapi.

Penggusuran dan pelanggaran HAM kepada kaum marjinal seperti   buruh, petani dan nelayan dan masyarakat pinggiran lainnya  masih kerap terjadi, sehingga perlu pendampingan dan sahabat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Pengacara tenar, Aldentua Siringo-ringo SH, selaku Ketua Yayasan Forum Adil Sejahtera (YFAS) menyatakan hal itu, pada acara refleksi 25 tahun YFAS dan 100 tahun edisi Suara Pinggiran di Jakarta, akhir pekan lalu di Jakarta.

Acara tersebut berlangsung secara sederhana dihadiri sekitar 100 orang, meliputi pengurus yayasan, aktifis buruh dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lain sebagainya. Hadir, antara lain, aktifis buruh kondang DR Muchktar Pakpahan SH serta sejumlah tokoh pendiri YFAS antara lain, Sukowaluyo Mintorahadjo, Sabam Sirait, Atien Sudarmo, Muchktar Pakpahan SH, Ari Sembiring, HJ Poeroe, Aldentua Siringo-ringo dan lain-lain.

Organisasi tersebut, bukan hanya sebagai lembaga memberikan bantuan hukum, namun juga melakukan penyadaran dan pengorganisasian masyarakat. 

Dia mengakui, tantangan yang dihadapi adalah berhadapan langsung dengan penguasa Orde Baru, sehingga menghadapi risiko yang berat. Namun ujian itu telah dilalui karena saat ini memasuki  masa reformasi atau era keterbukaan. (G01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru