Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Penumpang Go-Jek Meninggal di Musala di Pasar

- Jumat, 25 September 2015 15:49 WIB
249 view
Penumpang Go-Jek Meninggal di Musala di Pasar
Jakarta (SIB)- Suasana pemotongan hewan kurban di Musala Al Ittihad, Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel tiba-tiba heboh. Seorang driver Go-Jek tiba-tiba berteriak karena penumpangnya mengalami sesak napas.

Hal tersebut terjadi, Kamis (24/9) sekitar pukul 09.30 WIB, saat melintas di dekat Musala Al Ittihad, RT 12 RW 6, Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu driver Go-Jek bernama Teguh Widodo berteriak meminta tolong. Warga yang tengah sibuk memotong hewan kurban pun langsung berlarian mendatangi sumber teriakan.

Ternyata, driver Go-jek itu berteriak minta tolong karena penumpangnya, Soni Haryanto (Ain) mendadak mengeluh sakit dada dan nyaris terjatuh dari motor. Sang driver langsung meminggirkan kendaraannya dan dibantu warga memapah Soni menuju ke musala.

Pria 60 tahun itu dibawa ke halaman Musala Al Ittihad dengan kondisi yang sudah lemas dan sesak napas. Warga berusaha memberikan pertolongan namun akhirnya nyawa Soni tak tertolong. Saat itu, Soni tak membawa kartu identitas maupun handphone.

Teguh sang driver Go-Jek kemudian menghubungi pemesan Go-Jek bernama Pera yang memesankan layanan Go-Jek untuk Soni agar diantarkan ke Kemuning 4 dan dijemput dari Gang Langgar 2 RT 7 RW 10, Pejaten Timur, Pasar Minggu. Tak berapa lama, Merry, adik Soni bersama keluarga datang ke lokasi untuk menjemput jenazah.

Kepada Ketua RT 12, Mashuri Masyhuda, keluarga jenazah menerangkan bahwa diduga penyakit asma yang diderita Soni kambuh. Namun, saat meninggalkan rumah, Soni tak mengeluh sakit.

"Sebagai pengurus RT, kami hanya bisa memberi surat pengantar keterangan kematian di wilayah RT 12 untuk dijadikan pengantar pengurusan visum dan dokumen-dokumen lain," kata Mashuri.

"Di saat warga RT 12 dan RT 13 mengurus proses penyembelihan hewan kurban 5 ekor sapi 18 ekor kambing, kami tetap menjalankan tugas sosial dengan mengurus jenazah sampai keluarga membawanya untuk disemayamkan di rumah duka," imbuhnya.

Tak lama berselang Pihak managemen Go-jek sangat bertanggungjawab dengan menurunkan satgas ke lokasi. Dadang sebagai satgas Go-Jek Pasar Minggu memfasilitasi ambulance untuk mengevakuasi jenazah dari Musala Al Ittihad.(detikcom/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru