Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

KSAD Minta Prajurit TNI AD Profesional dan Rendah Hati

- Minggu, 27 September 2015 15:32 WIB
301 view
KSAD Minta Prajurit TNI AD Profesional dan Rendah Hati
Jakarta (SIB)- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono meminta agar semua prajurit TNI AD, termasuk Kopassus untuk profesional dan rendah hati, menyusul munculnya beberapa pelanggaran oleh oknum TNI.

"Saya ingin mengajak kepada seluruh prajurit Kopassus di manapun berada dan bertugas agar terus membulatkan tekad untuk menjadikan prajurit TNI AD yang handal, tangguh, dan profesional dalam kemampuan taktis dan teknis, serta ramah dan rendah hati dalam sikap dan perilakunya," ujar Mulyono saat upacara penyematan baret dan brevet oleh Korps baret merah di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (25/9).

Mulyono menyebutkan hingga saat ini masih banyak prajurit TNI AD yang kerap berulah dan mencoret citra satuan.

"Ini saya tegaskan karena sampai hari ini, masih ada oknum prajurit TNI AD yang telah mencemarkan nama satuan bahkan merusak citra TNI AD melalui sikap dan perilakunya yang arogan, mau menang sendiri, angkuh dang sombong dengan menunjukkan keangkuhannya sebagai tentara dengan melakukan perbuatan yang negatif bahkan melanggar hukum," tutur Mulyono.

Kemampuan profesional keprajuritan dan kelebihannya, menurut Mulyono, seharusnya dimanfaatkan untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat sebagaimana yang diwajibkan kepada setiap personel TNI yang tertuang dalam 8 wajib TNI.

Semakin tinggi kemampuan prajurit, kata KSAD, seharusnya semakin membuatnya rendah hati.

"Hendaknya kita tidak menimbulkan ketakutan dan kebencian di masyarakat akibat penyalahgunaan kemampuan yang kita miliki untuk hal-hal negatif karena masyarakatlah yang menjadikan kita sebagai prajurit dengan kemampuan dan persenjataan yang kita miliki saat ini," ucap jenderal bintang empat itu.

Ibarat tanaman padi, tambah mantan Pangkostrad ini, semakin berisi maka akan semakin menunduk dan siap memenuhi kebutuhan manusia akan nutrisi yang sehat.

"Begitu pula kita sebagai prajurit, maka semakin tinggi dan profesional kemampuan yang kita miliki, kita harus semakin rendah hati dan siap melakukan pengabdian terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Ia pun mengaku bangga dengan prajurit Kopassus yang hingga saat ini masih berdiri kokoh, solid dan kuat. Prajurit baret merah disebut Mulyono selalu menunjukkan pengabdian dan prestasi terbaiknya kepada TNI AD dari waktu ke waktu.

"Prestasi ini tentu dapat diraih karena adanya semangat dan tekad yang kuat seluruh warga korps baret merah dalam setiap langkah pengabdiannya.
Kebanggaan seperti ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan karena Dharma Bakti baret merah tidak hanya menjadi dambaan TNI AD, tetapi juga dambaan seluruh rakyat Indonesia," kata KSAD. (Ant/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru