Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Satgas Pamtas TNI Temukan Pistol dan Amunisi di Perbatasan RI-PNG

- Selasa, 10 November 2015 14:59 WIB
144 view
Satgas Pamtas TNI Temukan Pistol dan Amunisi di Perbatasan RI-PNG
Jayapura (SIB)- Tim gabungan Komando Sektor Utara Satgas Pamtas RI-PNG di bawah pimpinan Kolonel Inf Anhar Premana berhasil mengamankan satu pucuk senjata api beserta puluhan butir saat melaksanakan sweeping di Keerom, Papua. Sedang pemilik senjata api itu melarikan diri.

Dalam keterangan yang disampaikan Satgas Pamtas, Senin (9/11), sweeping digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

"Sweeping akan terus menerus kita gelar di seluruh jajaran Kosektor Utara Satgas Pamtas RI-PNG dengan waktu dan tempat yang selalu berubah-ubah. Sudah saya instruksikan kepada seluruh satuan jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara dan saya buktikan bahwa di Komando Sektor pun kami gelar sweeping pula. Kami dari Kosektor Utara beserta jajaran akan bekerja dengan sangat keras untuk memberantas peredaran miras, narkoba, senjata api, handak dan kegiatan ilegal lainnya," tegas Dansektor Utara Kolonel Inf Anhar Premana yang jabatan kesehariannya sebagai Danbrigif 6/2 Kostrad.

Penemuan senjata api dan amunisi itu bermula pada Minggu dini hari sekira sekira pukul 00.26 WIT, terdengar suara kendaraan bermotor dengan kecepatan tinggi tanpa lampu dari arah Kampung Sawitami. Tidak lama berselang terdengar suara benturan disertai suara orang berteriak, mendengar adanya suara tersebut beberapa orang anggota berlari mendekat sambil mengarahkan cahaya senter ke sumber suara.

Informasi dari Praka Ardin, anggota TNI yang saat itu di lapangan, Terlihat satu orang nampak gugup dan berusaha menarik-narik barang bawaan yang tersangkut dari motornya yang terjatuh akibat menabrak barikade.

Selanjutnya tanpa diketahui penyebabnya, orang tersebut berlari meninggalkan TKP masuk ke dalam hutan. Mengetahui kondisi tersebut Kasi Intel memerintahkan beberapa orang anggota untuk melaksanakan pengejaran, namun karena kondisi malam hari dan medan yang tidak memungkinkan, maka pengejaran tidak dilanjutkan.

Setelah diadakan pengecekan di TKP didapati 1 unit motor Suzuki Tornado warna hitam tanpa Nopol dalam posisi roboh setelah menabrak barikade,  dan sekitar 2 meter dari TKP ditemukan satu pucuk senpi jenis pistol yang tergeletak di rerumputan. Tidak hanya itu di TKP juga ditemukan satu tas punggung dalam posisi terkait di stang motor yang berisi pakaian, rokok, pinang, uang sejumlah Rp. 9.000,00 dan puluhan butir amunisi yang dibungkus kantong/noken kecil.

"Senjata api yang berhasil diamankan tersebut yakni jenis SEG SAUER AUTOMATIC buatan Jerman, beserta 48 butir amunisi dengan berbagai merk di antaranya 10 butir kaliber 9 mm Luger, 21 butir kaliber 9 mm PIN, 9 butir kaliber 0.40 SW, 3 butir kaliber 9 mm Six 94, 2 butir kaliber 9 mm FN, 1 butir kaliber 9 mm Short Colt 38 dan 2 butir kaliber 22 mm," tulis Satgas Pamtas dalam keterangannya.

Senjata api beserta puluhan amunisi yang berhasil diamankan tersebut diduga kuat merupakan milik OTK/pengendara motor yang terjatuh pada saat motornya menabrak barikade dan tidak sempat diambil kembali karena kondisi gelap. Pelaku juga diduga ketakutan akan ditangkap oleh aparat yang saat itu berusaha mendekat. Kemudian Tim melaksanakan pengambilan dokumentasi untuk selanjutnya seluruh barang bukti tersebut diamankan.(detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru