Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

Diam-diam Jokowi Ketemu 14 Aktivis Perempuan

- Jumat, 28 Maret 2014 19:42 WIB
383 view
 Diam-diam Jokowi Ketemu 14 Aktivis Perempuan
Jakarta (SIB)- Calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) secara diam-diam bertemu dengan 14 tokoh perempuan. Pertemuan dilakukan di sebuah restoran di jalan Cik Di Tiro, Jakarta Pusat pada Rabu (26/3) pukul 20.00 malam.

Ke-14 aktivis perempuan tersebut selama ini dianggap intens bergelut dengan problematika dasar perempuan di Indonesia. Mereka adalah Toeti Herati Nurhadi, Saparinah Sadli, Sjamsiah Achmad, Titi Sumbung, Musdah Mulia, Nursjahbani Katjasungkana, Maria Hartiningsih, Sulistyowati Irianto, Jaleswari Pramodhawardani, Gadis Arivia, Anis Hidayah, Maria Ulfah, Nia Sjarifuddin, dan Esther Indahyani.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu, para tokoh perempuan menitipkan kepada Jokowi jika kelak terpilih menjadi Presiden Indonesia. “Agar jika terpilih menjadi presiden nanti memberikan perhatian kepada nasib perempuan di Indonesia yang kurang beruntung,” kata Jaleswari Pramodhawardani dalam perbicangan, Kamis (27/3).

Para tokoh perempuan tersebut juga menilai bahwa kegiatan blusukan Jokowi selama ini, efektif untuk mendengarkan suara rakyat secara langsung itu. Termasuk mendengarkan suara perempuan di sana. “Dengan mendengarkan suara perempuan wajah kemiskinan dan problematika perempuan lainnya akan terkuak,” papar perempuan yang akrab disapa Dhani itu.

Menurut Dhani, Jokowi mengucapkan terima kasih atas masukan para tokoh perempuan tersebut yang memberikan wawasan baru baginya tentang melihat persoalan perempuan. Jokowi ingin masukan dan saran yang dibicarakan malam itu ditindaklanjuti.

Mantan Wali Kota Surakarta itu mengajak kepada para tokoh perempuan itu untuk bersama-sama memberikan solusi aktif-partisipatif dalam memecahkan problem kemanusiaan di Indonesia. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak