Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Ribuan Surat Suara di Cilacap Rusak Akibat Banjir

*Logistik KPU Sumba Berat Daya yang Dibakar Massa Dicetak Ulang
- Rabu, 02 April 2014 12:21 WIB
435 view
 Ribuan Surat Suara di Cilacap Rusak Akibat Banjir
Cilacap (SIB)- Sebanyak 6.415 lembar surat suara di Cilacap Jawa Tengah rusak akibat banjir. KPU setempat berharap segera mendapatkan pengganti agar pileg lancar.

Gudang penyimpanan surat suara di Wanareja diterjang banjir, Jumat (28/3). Secara kebetulan, gudang logistik pemilu di Cilacap Tengah bocor.

"6.000 surat suara basah. Pada hari yang sama gudang logistik pemilu di gudang kecamatan Cilacap Tengah bocor dan 415 surat suara juga rusak," kata Ketua KPU Cilacap, Indon Cahyono, Selasa (1/4/2014).

KPU segera melaporkan kerusakan tersebut ke KPU Pusat. Padahal sebelumnya dari hasil verifikasi, KPU Cilacap sudah mengalami kekurangan sekitar 34.636 surat suara. Terdiri dari suara rusak DPR RI sebanyak 4.812 lembar, surat suara DPD DPR, DPRD Provinsi mencapai 3.812 lembar, sedangkan DPRD Kabupaten sebanyak 26.012 lembar.

"Karena emergency, hari ini kami kirim kurir ke KPU Pusat agar kekurangan surat suara segera ditutup, minimal H-3 sudah didistribusikan ke lokasi," jelasnya.

Cetak Ulang

Akibat dibakarnya Kantor KPU Sumba Barat Daya, NTT, oleh massa akibat konflik Pilkada, hampir seluruh logistik untuk pemilu 2014 rusak. KPU RI akhirnya mencetak ulang kebutuhan logistik di sana dan diperkirakan baru selesai 5 April 2014.

"Akibat terbakarnya surat suara di Sumba, 5 April ditargetkan semua kebutuhan sudah sampai di Sumba," kata ketua KPU Husni Kamil Manik di Hotel Borobudur, Jakpus, Selasa (1/4).

Menurut Husni, dalam kondisi lokal yang sedang darurat, KPU tak menghitung secara rinci berapa kerusakan logistik untuk pemilu 2014 di kantor KPU Sumba Barat Daya.

"Tapi yang jelas yang tidak rusak template braille karena posisinya belum sampai gudang, masih di pelabuhan," ucapnya.

Untuk mempercepat pemenuhan logistik yang rusak di salah satu kabupaten di NTT itu, KPU menggunakan transportasi udara. Produksi sendiri dilakukan sebagian di Surabaya dan Jakarta.

"Kita optimis tanggal 5 April sudah sampai semua kebutuhan logisitik di Sumba, karena 4 April sudah dimulai (distribusi)," imbuh Husni.

(detikcom/d)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 2 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak