Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026
Gubsu Bertemu Presiden

SBY Instruksikan Krisis Listrik Sumut Teratasi Dalam 2 Bulan

- Rabu, 02 April 2014 20:24 WIB
699 view
 SBY Instruksikan Krisis Listrik Sumut Teratasi Dalam 2 Bulan
Jakarta (SIB) - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan semua kementeriand an institusi terkait melakukan konsolidasi guna mengatasi krisis energi listrik di Sumatera Utara. SBY juga menginstruksikan dalam tempo dua bulan, defisit listrik sebesar 200 MW dapat terpenuhi.

"Presiden menginstruksikan kementerian terkait, PLN dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan konsolidasi mengatasi kekurangan pasokan listrik di Sumatera Utara,"ujar Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugrohokepada wartawan usai mengikuti rapat dengan Presiden SBY dan kementerian terkait di Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Selanjutnya, kata Gatot, dalam rapat yang berlangsung diistana negaraitu,  Presiden SBY juga meminta agar dalam dua minggu ini, Perusahaan Listrik negara (PLN) mengambil langkah konkrit meminimalisasi pemadaman listrik.

"Yang terpenting adalah implementasi dari perintah Presiden agar krisis listrik cepat teratasi. Untuk hal yang mendesak yang paling memungkinkan dalam waktu dekat adalah merealisasikan tambahan suplai 45 MW dari Inalum,"ujar Gatot.

Gatot berharap, implementasi pertemuan ini dapat menjadi solusi mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara dalam jangka panjang. Untuk membebaskan Sumatera Utara dari  pemadaman listrik, setidaknya harus ada penambahan suplai setidaknya 200 MW. Kondisi saat ini, suplai yang tersedia adalah 1600 MW, sementara kebutuhan 1800 MW, atau defisit 200 MW.

"Defisit ini sangat mengganggu dan menghambat pertumbuhan ekonomi dan industri di Sumatera Utara,"jelas Gatot.

Seperti diketahui, ketidakseimbangan suplai energi listrik dan kebutuhan telah me gakibatkan pemadaman listrik di Sumatera Utara. Saat ini, kemampuan suplai dari pembangkit yang ada hanya 1600 MW. Sementara kebutuhan, pada saat beban puncak mencapai 1800 MW, sehingga defisit 200 MW.

Jika sesuai rencana, krisis listrik akan dapat teratasi awal Juni tahun ini jika pembangunan pembangkit yang sedang berjalan selesai tepat waktu.  Rencananya, pada akhir April hingga Mei mendatang akan dioperasikan mesin tenaga listrik dalam tahap uji yang akan menambah kapasitas hingga 200 MW.

Kemudian, saat ini juga sudah tersambung transmisi antara Pembangkit Listrik (PLTU) Pangkalan Susu ke Binjai. Namun, dengan kondisi tegangan yang masih baru akan dilakukan pengujian. Sementara untuk geotermal Sarulla baru akan selesai pada tahun 2016.

Penambahan pasokan daya untuk Sumatera Utara juga diproyeksikan datang dari PLTU Nagan Raya sebesar 190 MW dan penyelesaian perawatan pembangkit PLTGU Belawan dan PLTU Labuhan Angin sebesar 367 MW. (BR7)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak