Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Presiden Jokowi Minta Belanda Adil Terkait Ekspor Sawit RI ke Eropa

- Senin, 10 Juli 2017 20:57 WIB
761 view
Jakarta (SIB) -Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di sela pertemuan G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan ini, presiden meminta Belanda adil terkait ekspor Kelapa Sawit Indonesia ke Eropa.

Jokowi meminta isu ekspor kelapa sawit Indonesia ke Eropa ini diperhatikan. Sebab kelapa sawit Indonesia terus mengalami kampanye negatif di Eropa. Salah satunya lewat resolusi Parlemen Eropa mengenai sawit dan deforestasi. "Penjelasan Indonesia sebelum resolusi sama sekali tidak diperhatikan," katanya dalam keterangan pers yang diterima dari Sekretariat Presiden, Sabtu (8/7).

Meski resolusi tersebut sifatnya tidak mengikat bagi eksekutif, namun Jokowi merasa khawatir kampanye hitam dan diskriminasi tersebut akan merugikan ekspor sawit Indonesia. "Saya meminta kiranya Belanda dapat memberlakukan secara fair ekspor sawit Indonesia ke Eropa," ucapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengharapkan Belanda dapat mendukung upaya Indonesia agar model kerja sama standarisasi kayu dan produk kayu melalui FLEGT dapat juga dibuat untuk sawit.

Dari sisi hubungan perdagangan dan investasi, Jokowi menyebut Belanda sebagai salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa. Namun dalam beberapa tahun ini, angka perdagangan kedua negara menunjukkan tren menurun.

Ia meyakini apabila negosiasi Indonesia-EU CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) telah selesai, maka perdagangan bilateral akan alami peningkatan. "Harapan saya, trend ini akan berbalik menjadi positif. Oleh karena itu, perlu kerja keras kita untuk mewujudkan trend positif perdagangan," tuturnya. (T/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru