Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Rupiah Melempem, Dolar AS Hampir Sentuh Rp 11.900

- Rabu, 18 Juni 2014 22:40 WIB
388 view
Rupiah Melempem, Dolar AS Hampir Sentuh Rp 11.900
Jakarta (SIB)- Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kemarin menguat cukup tinggi hingga hampir menembus Rp 11.900. Pelemahan rupiah ini sejalan dengan dana asing yang keluar dari dalam negeri.

Pada penutupan perdagangan hari ini mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS berada di level Rp 11.885. Posisinya jauh lebih tinggi dari angka pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.815 per dolar AS.

Siang tadi dolar AS sempat naik ke titik tertingginya yaitu di Rp 11.898 per dolar AS, hanya dua poin lagi menyentuh Rp 11.900. Rupiah sudah melemah sejak awal pekan ini, pasca debat capres yang digelar akhir pekan lalu.

Menurut Ekonom Senior Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan, investor asing melihat adanya sedikit pernyataan anti asing dalam debat capres yang berlangsung pekan lalu. Meski kedua capres tidak menyatakan secara langsung.

"Sentimen dari regional sekarang ini negatif. Tapi memang debat capres kemarin itu juga ada sentimen anti asing," katanya, Selasa (17/6).

Debat calon presiden masih akan digelar tiga kali lagi. Kedua capres juga akan melangsungkan kampanye terbuka menjelang pemilu 9 Juli mendatang.

Dalam masa kampanye ini, para investor lokal dan asing akan memperhatikan betul situasi politik dan ekonomi, serta pernyataan para capres baik itu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Berbeda dengan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat 24 poin. Indeks bisa menguat meski dana asing keluar dari lantai bursa senilai Rp 29,85 miliar.

Dana asing yang keluar itu bisa dibilang kecil jika dibandingkan yang sudah masuk sejak awal tahun hingga hari ini. Jumlah total dana asing yang masuk ke BEI mencapai Rp 42 triliun.

Penguatan dolar AS itu dimanfaatkan para pedagangan valuta asing (valas) untuk menjualnya di harga Rp 12.000 per dolar AS. Sementara kurs belinya dihargai Rp 12.600 per dolar AS.

"Lagi pada naik sudah seminggu lebih. Banyak yang jual (dolar AS). Rupiahnya lagi jatuh," kata pedagang valuta asing saat ditemui di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Selasa (17/6).

Pagi kemarin dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 11.840 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.815 per dolar AS. Hingga siang hari ini dolar AS masih berada di kisaran Rp 11.865.

Sementara perbankan masih menjual dolar AS di bawah Rp 12.000. Seperti di PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dolar AS dijual di level Rp 11.885, sedangkan kurs beli sebesar Rp 11.855 per dolar AS.

Sedangkan di PT Bank Mandiri Tbk, kurs dolar AS ada di posisi jual Rp 11.882 dan kurs beli sebesar Rp 11.718 per dolar AS. (detikfinance/h)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru