Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Sharp Masih Produksi TV Tabung

- Jumat, 20 Juni 2014 17:03 WIB
373 view
Sharp Masih Produksi TV Tabung
Jakarta (SIB)- Saat ini, masyarakat semakin jarang melihat televisi yang masih menggunakan tabung. Sekarang adalah eranya televisi ramping berlayar datar. Apakah si saudara tua yang gemuk semakin ditinggalkan?

Anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Masih ada produsen yang membuat televisi tabung, alias cathode ray tube (CRT).

Adalah Sharp, raksasa elektronika asal Jepang, yang masih memproduksi televisi tabung untuk pasar Indonesia. Sharp menjadi satu-satunya yang masih membuat televisi gemuk tersebut.

Menurut Masahito Matsumura, Senior General Manager Brand Strategy Group Sharp Electronics Indonesia, produksi TV tabung memang sudah tidak banyak yaitu tidak sampai 40% dari total penjualan televisi Sharp.

Apa yang membuat Sharp masih memproduksi televisi tabung? "Masih ada anggapan bahwa barang itu semakin berat semakin mahal," ujar Matsumura  di Jakarta, Rabu (19/6).

Selain itu, tambah Matsumura, masyarakat Indonesia menyukai televisi tabung karena dianggap suaranya lebih keras. "Orang Indonesia suka yang suaranya besar," ucapnya.

Pandu Setio, PR & CSR Manager Brand Strategy Group Sharp Electronics Indonesia, menambahkan televisi tabung masih cukup diminati di daerah. Terutama di daerah perkebunan.

"Kalau kerja di perkebunan, rumah sering ditinggal-tinggal. Bahkan kadang rumah lupa dikunci. Televisi tabung disukai karena susah dimaling," tutur Pandu.
Saat ini, Sharp memproduksi televisi tabung berukuran 21 inci di pabrik Pulo Gadung, Jakarta Utara. Meski demikian, Sharp menyadari bahwa televisi tabung sudah memasuki masa senja.

Oleh karena itu, Sharp berupaya mengalihkan konsumen ke televisi dengan teknologi light emitting diode (LED). "Makanya untuk tabung yang diproduksi hanya ukuran 21 inci. Yang besar-besar dialihkan ke LED," kata Pandu. (dtf/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru