Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Revaluasi Sementara, Aset Negara Naik Jadi Rp2.499 Triliun

- Rabu, 17 Januari 2018 18:00 WIB
433 view
Revaluasi Sementara, Aset Negara Naik Jadi Rp2.499 Triliun
Jakarta (SIB)- Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menghitung ulang nilai (revaluasi) Barang Milik Negara (BMN) seperti  tanah, bangunan, gedung, jalan, jembatan, bendungan air, hingga irigasi dan masih banyak aset negara lainnya.

Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatawata mengatakan revaluasi yang telah dilakukan sejak September 2017 memang belum selesai, dan masih terus berlanjut di tahun ini. Adapun langkah itu terus dilakukan guna mengetahui jumlah sebenarnya aset yang dimiliki Indonesia.

Namun, berdasarkan revaluasi yang dilakukan tahun lalu dengan progres 32 persen, pihaknya memerkirakan ada peningkatan nilai aset hingga 271 persen, meski memang untuk mengetahui angka pasti butuh hasil audit LKPP dari BPK.

"Jumlah aset yang direvaluasi 356.888 item di 2017, namun ternyata proses revaluasi mendapati BMN yang belum dicatat karena jumlah aset menjadi 365.242 item. Artinya ada kelebihan 8.354 item dari yang ditargetkan di 2017," ungkap Isa, di Kemenkeu, Jakarta Pusat, seperti dilansir Metro TV, Selasa (16/1).

Dari jumlah BMN 356.888 tersebut, nilai asetnya mencapai Rp678 triliun. Setelah direvaluasi menjadi 365.242 barang, nilainya melonjak menjadi Rp2.499 triliun. Artinya, ada kenaikan nilai sebesar Rp1.821 triliun berdasarkan revaluasi sementara.

Lebih jauh, untuk revaluasi tahun ini, Isa mengatakan ada 500 ribu item BMN yang dinilai ulang. Dirinya berharap revaluasi tak sampai akhir tahun. "Mudah-mudahan selesai 8-9 bulan pertama," pungkas Isa. (A20/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru