Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Redenominasi Rupiah Dinilai Tak Bisa Dilakukan pada 2014

- Senin, 23 Juni 2014 14:00 WIB
286 view
 Redenominasi Rupiah Dinilai Tak Bisa Dilakukan pada 2014
Jakarta (SIB)- Pengamat valuta asing, Fahrial Anwar, mengatakan rencana redenominasi atau penyederhanaan mata uang belum tepat dilakukan pada 2014. Ia mengatakan pelaksanaan rencana menyederhanakan mata uang dengan menghilangkan tiga angka nol di uang rupiah Indonesia oleh pemerintah masih belum jelas.

"Melihat kondisi ekonomi saat ini, rupiah yang masih terus melemah, redenominasi masih belum tepat dilakukan sekarang," kata Fahrial Anwar ketika dihubungi, Sabtu (21/6). Ia mengatakan redenominasi rupiah perlu dilakukan pada saat yang tepat. "Karena dikhawatirkan persepsi masyarakat jadi negatif, apalagi bagi masyarakat yang tidak tahu tentang redenominasi," kata Fahrial.

Ia mengatakan informasi yang belum jelas dan sosialisasi yang masih belum dilakukan dikhawatirkan dapat membuat masyarakat salah memahami redenominasi.

Fahrial khawatir ada kesalahan persepsi masyarakat bahwa redenominasi akan memotong nilai mata uang atau biasa disebut sanering. Ia mengatakan ketidakpahaman masyarakat bisa berdampak kepanikan.

Pemerintah, kata dia, perlu memastikan tingkat pengetahuan masyarakat jika rencana redenominasi benar-benar akan dilaksanakan. Menurut Fahrial, informasi yang simpang-siur dapat memunculkan upaya pemanfaatan oleh pedagang di tengah masyarakat sehingga berdampak inflasi.

"Berisiko dimanfaatkan pedagang dan terjadi inflasi karena harga barang-barang dinaikkan pedagang," katanya. (Tempo.co/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru