Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Industri Penerbangan Asia-Pasifik Paling Bergairah

- Kamis, 26 Juni 2014 20:59 WIB
168 view
Industri Penerbangan Asia-Pasifik Paling Bergairah
Jakarta (SIB)- John D Kasarda, Director of Center for Air Commerce University of North Carolina, menilai industri penerbangan di Asia Pasifik mencatat perkembangan yang mengagumkan. "Hal itu dilihat dari meningkatnya layanan penerbangan dari maupun ke Asia Pasifik serta jumlah pesanan pesawat dari maskapai di kawasan ini," ujarnya saat ditemui pada acara Policymaker Roundtable on Aerotropolis di Hotel Borobudur, Selasa (24/6).

Pernyataan tersebut diperkuat oleh data yang menunjukkan peran penting industri penerbangan Asia Pasifik dalam menyokong industri penerbangan global. Berdasarkan data yang dimilikinya, maskapai di Asia Pasifik sepanjang 2002-2013 telah memesan hampir 12 ribu pesawat terbang berbagai jenis, baik melalui Boeing, Airbus, maupun pabrikan pesawat lainnya.

"Jumlah pesanan pesawat dalam satu dekade tersebut sangat fantastis dan akan terus tumbuh sebesar 35 persen hingga tahun 2031 kelak," ujarnya.
Selain jumlah pesanan pesawat baru, geliat industri penerbangan Asia Pasifik juga tercermin dari jumlah penumpang yang datang maupun pergi dari kawasan ini. "Ada sekitar 4 miliar penumpang yang mampir di kawasan Asia Pasifik dalam rute penerbangannya dan akan meningkat hingga 14 miliar penumpang dalam 20 tahun mendatang," kata Kasarda.

Indikator lain pesatnya pertumbuhan industri penerbangan di Asia Pasifik adalah 8 dari 20 bandara terbesar di dunia berada di kawasan Asia Pasifik. "Bandara-bandara tersebut merupakan yang terbaik dan termewah seperti di Dubai, Doha, dan Singapura," katanya.

Khusus untuk Indonesia, ia memberi catatan bahwa industri penerbangan dalam negeri cukup signifikan perkembangannya. Namun ia menyanyangkan kondisi infrastruktur penerbangan Indonesia masih kurang optimal. "Idealnya fasilitasi infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, jalan raya dibangun dengan serius agar konektivitas antar wilayah di Indonesia segera terwujud." (Tempo.co/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru