Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Harga TBS Anjlok, Petani Kelapa Sawit di Labuhan Batu Mengeluh.

- Selasa, 05 Agustus 2014 15:21 WIB
937 view
Harga TBS Anjlok, Petani Kelapa Sawit di Labuhan Batu Mengeluh.
Aeknabara (SIB)- Harga Tandan Buah Sawit (TBS) anjlok di Labuhan Batu. Menurut pengakuan P. Br Tampubolon yang sudah dua belas tahun menjanda,  mengaku  warga Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu kepada SIB Senin (4/8), sebelum perayaan Idul Fitri harga TBS sekitar Rp 1.380/kg.

Namun setelah perayaan Idul Fitri tahun ini harga kembali turun drastis hingga Rp 1.080/kg. “Jika kita menjual di lapangan kepada toke, sementara pembayaran
untuk pekerja kita sekarang cenderung meminta dinaikkan, seperti  gaji/upah  pemanen saya  per kilogram harus kita bayar Rp 100, sementara harga TBS turun, belum lagi biaya untuk perawatan seperti pupuk, pembabatan, dan pemiringan jika kita kalkulasikan sudah sangat minim hasilnya bahkan cenderung merugi,” keluhnya.

Berdasarkan penuturan br Tampubolon kebun kelapa sawit peninggalan suaminya hanya 6 hektar.
 â€œHasil dari kebun kelapa sawit inilah untuk memenuhi kehidupan saya, serta anak cucu,” ucapnya. Dia menuturkan pemanenan  kebun kelapa sawit  dilakukan setiap dua minggu sekali, yakni tiap tanggal 2 dan tanggal 17 setiap bulannya.

Hasil panen kebun kelapa sawitnya mencapai 9,6 ton namun karena harga TBS anjlok maka uang yang tidak seberapa itu tidak dapat dipergunakannya. “Harapan saya hendaknya harga TBS harus sekitar Rp 1.600/kg baru petani kelapa sawit dapat merawat kebun kelapa sawitnya, seperti pemupukan, pembabatan dan penunasan pelepahnya’” timpal br Tampubolon. (D11/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak