Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Pengamat : Freeport Tak Signifikan Dongkrak Ekspor

- Rabu, 06 Agustus 2014 13:22 WIB
264 view
Pengamat : Freeport Tak Signifikan Dongkrak Ekspor
Jakarta (SIB)- Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economic and Finance, Aviliani, menyatakan bahwa ekspor konsentrat Freeport tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan ekspor Indonesia.

 "Saya rasa pengaruhnya sangat kecil, berapa pun banyaknya kuota ekspor yang diizinkan pemerintah," kata dia saat dihubungi, Senin (4/8).

Aviliani memperkirakan nilai ekspor mineral Freeport mencapai sekitar US$ 2 miliar per tahun.

Jumlah ini sangat sedikit dibandingkan dengan defisit ekspor impor di bidang migas yang mencapai US$ 12 miliar.

 "Jadi, ketika Freeport sudah mulai ekspor lagi, pengaruhnya juga tidak akan banyak terhadap defisit neraca perdagangan," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral R.

 Sukhyar mengatakan PT Freeport Indonesia sudah bisa melakukan ekspor mineral mentah dengan bea keluar 7,5 persen.

Namun, pemerintah belum merinci kuota ekspor. "Surat Perintah Ekspor sudah dikeluarkan Jumat, 1 Agustus 2014 lalu," ujarnya di Jakarta pada Senin (4/8).

Kendati SPE sudah dikeluarkan pada Jumat pekan lalu, Sukhyar menegaskan Freeport baru bisa melakukan ekspor sejak kemarin. Pasalnya, Freeport baru membayar komitmen pembangunan smelter senilai US$ 115 juta di bank. (Tempo/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak