Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 Juli 2026

Gubernur BI: Daerah Harus Kembangkan Hilirinasi Industri

- Selasa, 12 Agustus 2014 13:43 WIB
243 view
Gubernur BI: Daerah Harus Kembangkan Hilirinasi Industri
Manado (SIB)- Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan semua daerah di Indonesia harus mengembangkan hilirisasi industri agar mendapatkan nilai tambah yang besar.

"Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri melalui hilirisasi," kata Agus  dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Manado, Senin.

Untuk itu agar menarik investor, kata Agus pemerintah perlu membangun lingkungan pendukung yang berdaya saing tinggi.

Peningkatan daya saing lingkungan pendukung dilakukan dengan cara antara lain logistik dan infrastruktur, perbaikan konektivitas dan efisiensi sektor logistik, mengedepankan penyediaan energi.

Selain itu, katanya, kemudahan berusaha dan perizinan dan produktifitas modal manusia dan hubungan industrial.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Armida S Alisjahbna mengatakan arah kebijakan percepatan pengembangan kawasan timur Indonesia untuk mengurangi kesenjangan wilayah antar wilayah dilakukan dengan cara mendorong dan mempercepat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua melalui percepatan pembangunan klaster-klaster industri.

Investasi pemerintah dan swasta perlu secara bijak dioptimalkan bagi pembangunan klaster-klaster industri di wilayah ini untuk memicu dampak penggandaan pada daerah sekitar, khususnya di daerah tertinggal.

Percepatan keterkaitan pertumbuhan, melalui pengembangan industri berbasis potensi sumber daya alam setempat, yang didukung oleh semakin mantapnya struktur industri domestik.

Keterkaitan antara pusat pertumbuhan wilayah dan daerah sekitarnya, katanya, perlu difasilitasi dengan infrastruktur wilayah yang terintegrasi dan terhubung dengan baik, infrastruktur jalan dan perhubungan, baik laut maupun udara serta pasokan energi. (Ant/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru