Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Pembelian Gadget Pascalebaran Didominasi Anak-anak

- Selasa, 12 Agustus 2014 13:47 WIB
268 view
Pembelian Gadget Pascalebaran Didominasi Anak-anak
Semarang (SIB)- Pembelian gadget pascalebaran di Semarang didominasi oleh anak-anak karena sebagian dari mereka ingin memanfaatkan "angpau" hasil Lebaran, kata Ketua Asosiasi Pedagang Pertokoan Plasa Simpang Lima Semarang Yohannes Gunawan.

"Ini tren yang terjadi setiap tahun yaitu usai Lebaran penjualan akan meningkat cukup signifikan dengan pembeli kebanyakan dari anak-anak," ujarnya di Semarang, Senin.

Menurutnya untuk peningkatan terjadi sebesar 20 persen dibandingkan hari normal yang dalam satu harinya bisa terjual antara 600-700 unit gadget dari 100 pedagang gadget di Plasa Simpang Lima.

Untuk gadget yang banyak terjual yaitu di harga Rp1,5 juta ke bawah dengan jenis tablet dari beberapa merek di antaranya Assus, Advan, dan MITO.

Untuk telepon seluler yang banyak terjual yaitu jenis ponsel pintar dengan aplikasi android sehingga bisa digunakan untuk BBM dan menggugah berbagai macam layanan fitur menarik.

"Anak-anak sekarang sangat sadar teknologi sehingga ponsel dengan kelengkapan fitur yang sangat kurang tidak akan laku meskipun dari merek terkenal," katanya.

Khusus untuk ponsel penjualan didominasi oleh merek asing salah satunya Samsung karena selain memiliki kelengkapan fitur untuk harganya ditawarkan juga terjangkau.

Sementara itu Yohannes mengatakan dibandingkan pascalebaran, pada jelang Lebaran biasanya terjadi penurunan penjualan gadget terutama merek lokal antara 60-70 persen, menurutnya pada tahun ini kondisi tersebut diperparah dengan agenda politik sehingga sebagian masyarakat belum ingin memanfaatkan uang untuk berbelanja.

Faktor lain penyebab penurunan penjualan yaitu libur jelang Lebaran yang hampir bersamaan dengan pembayaran biaya sekolah baru dan kenaikan kelas.(Ant/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak