Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

BI Rate Tetap 7,5 Persen, Bunga Deposito Mulai Turun

- Jumat, 15 Agustus 2014 17:00 WIB
398 view
 BI Rate Tetap 7,5 Persen, Bunga Deposito Mulai Turun
Jakarta (SIB)- Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) menyepakati suku bunga acuan BI atau BI rate tetap berada pada posisi 7,5 persen. Selain itu, RDG BI juga menyepakati suku bunga deposit facility sebesar persen dan lending facility sebesar 7,5 persen.

"Rapat Dewan Gubernur hari ini tanggal 14 Agustus 2014 merumuskan mempertahankan BI rate. Kebijakan ini konsisten dengan upaya mengarahkan inflasi pada sasaran 4,5 plus minus 1 persen pada tahun 2014 dan 4 plus minus 1 persen pada tahun 2015," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (14/8).

Agus menyatakan ke depan masih terdapat risiko eksternal dan domestik yang perlu diwaspadai. Sebab, kondisi itu dapat mengganggu tercapainya sasaran inflasi dan perbaikan kinerja transaksi berjalan.

Likuiditas perbankan yang ketat sejak beberapa waktu terakhir, agaknya mulai sedikit mengendur. Maka itu, sejumlah bank kini mulai menurunkan suku bunga simpanan deposito bagi nasabah kakap.

Ambil contoh, sejak awal Agustus ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memangkas suku bunga deposito bernominal di atas Rp 25 miliar, sebesar 25 basis poin (bps). Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya sudah memangkas bunga dari 9,25 persen menjadi 9 persen.

Sementara itu, bulan depan, BCA akan kembali menurunkan suku bunga deposito ke level 8,75 persen–8,5 persen. "Kami akan turunkan secara bertahap, untuk deposito yang besar-besar. Akhir tahun akan menjadi 8,75 persen-8,5 persen," ungkap Jahja, Rabu (13/8).

Namun BCA tak akan menurunkan bunga deposito untuk simpanan berjangka dengan nominal di bawah Rp 25 miliar, yang kini sebesar 7,75 persen setahun.

Pemangkasan suku bunga, lanjut Jahja, dilakukan karena likuiditas BCA sudah berlebih. Apalagi yield Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang hanya 7,75 persen, menyebabkan BCA harus menurunkan suku bunga dana mahal, agar biaya dana (cost of fund) bisa dipangkas.

Diakui Jahja, penurunan bunga deposito tidak serta merta memangkas cost of fund BCA. Hal ini karena nilai deposito BCA jumlahnya relatif kecil, hanya 22 persen dari total dana pihak ketiga (DPK). (kompas.com/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak